96 Honda K1 Lolos Verifikasi BKN, BKD Nganjuk Tunda Pengumuman

ANJUKZONE – Status tenaga honorer daerah katagori satu (Honda K1) Nganjuk masih menjadi permasalahan bagi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nganjuk. Pasalnya hingga saat ini, sedikitnya ada 1.531 tenaga Honda K1 belum jelas nasibnya kapan bakal diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Lebih-lebih setelah dilakukan verifikasi ulang oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat, hanya 96 tenaga Honda K1 yang memenuhi kualifikasi untuk diangkat menjadi PNS. Mereka adalah Honda K1 yang mengantongi SK dari bupati dan Kantor Wilayah (Kanwil). Namun demikian, ke-96 tenaga Honda K1 yang dinyatakan lolos verifikasi oleh BKN pusat tersebut hingga sekarang belum diumumkan oleh BKD Nganjuk. Untuk anggota Komisi A DPRD Nganjuk, Joko Widiyantoro mendesak pihak KKD Nganjuk untuk secepatnya mengumumkan ke-96 tenaga Honda K.
""Dengan segera adanya pengumuman tenaga Honda yang lolos verifikasi akan meminimalisir terjadinya pemanfaatan oleh oknum tidak bertanggung jawab," papar Joko Widiyantoro, Senin, (26/11).


Menurut Joko Widiyantoro, pihaknya telah mendapatkan informasi terkait pengumuman 96 nama-nama Honda K1 tersebut. Namun pihaknya tidak mengerti dengan Pemkab Nganjuk yang menahan pengumuman tersebut.
"Kami tidak ingin ada manipulasi data Honda lagi, makanya Pemkab harus secepatnya mengumumkan nama-nama Honda yang lolos verifikasi ulangan tersebut," tegas Joko.
Dijelaskan Joko, ke 96 tenaga Honda yang lolos verifikasi BKN tersebut semuanya pemegang surat keputusan (SK) Bupati dan SK dari Kantor Wilayah (Kanwil). Yang mana verifikasi ulangan tenaga Honda tersebut diambil dari jumlah awal tenaga Honda Kabupaten Nganjuk yang total mencapai 1.531 orang.
Sementara Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nganjuk, Rudy Pribadi dikonfirmasi terkait pengumuman tenaga Honda K1 Kabupaten Nganjuk mengaku belum mengetahui hal itu. "Coba nanti kami lihat dahulu apakah pengumuman hasil verifikasi tenaga Honda K1 sudah ada atau belum," kata Rudy.
Diberitakan sebelumnya, ribuan tenaga Honorer Daerah (Honda) Kabupaten Nganjuk, hingga saat ini belum ada kejelasan nasibnya. Terutama bagi tenaga honda yang surat pengangkatannya tidak dikeluarkan oleh Bupati Nganjuk.
Anggota Komisi A DPRD Nganjuk, Arbayana, mengatakan dalam rapat dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk terkait tenaga Honda baik K1 ataupun K2, tetap tidak ada kepastian. Ini dikarenakan BKD juga belum menerima surat keputusan dari BKN Pusat terkait tindak lanjut tenaga Honda itu.
"Yang pasti, hingga kini untuk tenaga honda yang diangkat tidak melalui SK Bupati Nganjuk belum ada kejelasan, apakah mereka akan diverifikasi lagi atau tidak," kata Arbayana di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Arbayana juga mengatakan, kalau untuk tenaga Honda yang diangkat dengan SK Bupati Nganjuk sebelum tahun 2006, akan dilakukan verifikasi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 43 tahun 2012 tentang verifikasi honorer.
Karena hanya tenaga honda yang diangkat dengan SK Bupati saja yang bisa diverifikasi sesuai PP terbaru itu. "Sedangkan bagi tenaga Honda yang SK pengangkatanya bukan oleh Bupati dipastikan tidak masuk dalam PP terbaru tersebut dan tentunya belum bisa dilakukan verifikasi," tutur Arbayana.
Untuk diketahui, jumlah tenaga honorer daerah yang SK pengangkatanya bukan dari Bupati Nganjuk dan masuk kategori K1 mencapai sekitar 1.300 pegawai. Sedang jumlah tenaga Honda yang diangkat melalui SK Bupati sebanyak 33 orang (uka)

  • No comments found

Leave your comments

Guest
Sunday, December 21, 2014
0 / 300
Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
terms and condition.
1648512
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2185
3341
18229
1614586
48954
86456
1648512

Your IP: 54.80.140.26
Server Time: 2014-12-21 19:19:18
You are here: Home Utama 96 Honda K1 Lolos Verifikasi BKN, BKD Nganjuk Tunda Pengumuman