Berita Berita Utama Birokrasi Edukasi Lintas Daerah News Olahraga Prestasi Regional

Nganjuk – ANJUKZONE – Sedikitnya Ada 100 peserta mengikuti turnamen catur yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 02 Nopber 2019 di pendapa Kabupaten Nganjuk. Mereka terdiri dari 32 peserta perempuan dan 68 laki-laki.
Turnamen bertajuk PWI Cup II tahun 2019 tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dihadiri Komandan Kodim 0810/Nganjuk, KaPolres Nganjuk, Kedis Pendidikan dan Kebudayaan Nganjuk, dan Wakil Ketua Percasi Provinsi Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi sangat mengapresiasi PWI Nganjuk yang telah menggelar kegiatan positif ini.
Marhaen menilai, turnamen catur tingkat SMP se-Kabupaten Nganjuk ini bisa memunculkan pecatur-pecatur handal dari kalangan pelajar. Sekaligus, mengurangi kesempatan remaja untuk berkegiatan yang tidak produktif.
“Saya mendukung penuh kegiatan semacam ini,” ujar wakil bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu.
Menurut Ketua PWI Nganjuk, Andik Sukaca, turnamen catur PWI Cup II merupakan agenda tahunan PWI Nganjuk. Tahun ini sudah Kali kedua, PWI Nganjuk menggelaran turnmen ctir. Hanya peride tahun lalu, melibatkan para atlet dewasa, kali ini giliran pelajar SMP se Kabupaten Nganjuk.
“Kesuksesan turnamen ini berkat kerjasama solid PWI Nganjuk dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Percasi Nganjuk, dan seluruh SMP yang di Kabupaten Nganjuk,” kata Andik Sukaca.
Lomba catur ini disebutnya bertujuan untuk mendorong generasi muda, terutama pelajar, untuk mencintai catur dan belajar strategi melalui permainan catur. Antara lain cara menyerang, mengatur strategi, memprediksi langkah lawan, dan berani berspekulasi yang diperhitungkan.
“Namun dalam catur ada kejujuran dan fairplay, untuk bisa memenangkan permainan tetap harus mengikuti peraturan yang ada,” ujar Andik.
Ketua Panitia Turnamen Catur PWI Cup II, Achmad Syarwani menambahkan, sistem turnamen menggunakan Swiss Perfect. Untuk kelompok putri dengan jumlah peserta 32 menggunakan 5 babak. Sedangkan peserta putra berjumlah 64 kita menggunakan 6 babak.
“Sehingga penilaian dan penentuan juaranya dipastikan akan berjalan dengan adil,” kata Syarwani.
Sementara itu, Priyatmoko selaku juri turnamen catur berharap, kegiatan ini bisa mendorong atlit pelajar untuk terus berprestasi di tingkat provinsi bahkan nasional.
Di akhir turnamen, dewan juri akhirnya menentukan juara 1, 2, 3 serta juara harapan 1 dan 2, dari kategori putra dan putri. Mereka berhak mendapatkan trofi, uang pembinaan, dan piagam penghargaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk.
Reporter: Sukadi
Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *