Berita Utama Birokrasi Bisnis Ekonomi Lintas Daerah Nasional News Regional UMKM

Koperasi Nganjuk Belum Sejahterakan Anggota

NGANJUK – ANJUKZONE – Anggota Koperasi Nganjuk mengaku belum sejahtera. Pernyataan tersebut disampaikan secara serentak oleh anggota koperasi dalam acara resepsi, memperingati Hari Koperasi Nasional ke-72 di Pendapa Kabupaten Nganjuk, Kamis, 25 Juli 2019.
Anggota Koperasi menjawab sepontan ketika Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bertanya di tengah memberikan kata sambutan.
Balasan dari ratusan anggota koperasi tersebut langsung mendapat respon dari Marhaen Djumadi, bahwa koperasi seharusnya mengedepankan anggotanya daripada pengurusnya. Lebih-lebih bagi anggota dari kalangan marhaen, pihak koperasi harus dapat memberikan perhatian.
“Jangan mempersulit kaum marhaen, justru mereka yang perlu dibantu,” terang wakil bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu.
Kang Marhaen berpesan kepada pengurus di Nganjuk untuk secepatnya merehabilitasi manajemen koperasi,. sehingga para koperasi besar tidak kanibal terhadap koperasi-koperasi yang kecil.
“Koperasi besar harus membantu koperasi yang kecil, jangan justru sebaliknya,” ujarnya.
Kang Marhaen juga menyinggung, kendati di Nganjuk bertaburan jenis koperasi namun belum memiliki kualitas yang baik. Justru yang terkesan, lebih mementingkan sisi kuantitas daripada mensejahterakan anggotanya.
Di Nganjuk, lanjut Kang Marhaen, jumlah koperasi tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan rakyat. Karena, tercatat tahun 2017, total orang miskin mencapai sekitar 11 persen lebih atau sebanyak 125 ribu orang. Sedangkan pada tahun 2018 justru meningkat menjadi sekitar 12,11 persen atau menjadi 127 ribu orang. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah bersama Dekopin Nganjuk untuk secepatnya mengatasi tingkat kemiskinan.
“Jangan jadikan koperasi sebagai usaha kapitalis,” tukasnya.
Reporter: Sukadi
Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *