Berita Utama Birokrasi Lintas Daerah News Regional

Makodim 0810 / Nganjuk Didemo Polisi, Ini Ceritanya

NGANJUK – ANJUKZONE – Suasana di depan Makodim 0810/Nganjuk mendadak tegang, Kamis 13 Juni 2019 sekitar pukul 11.30 wib. Tiba-tiba markas para tentara ini diserbu oleh para pendemo dengan mengendarai truk, kendaraan roda empat dan roda dua. Para pendemo diketahui dari anggota Polri tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nganjuk dengan membawa puluhan anggotanya dilengkapi dengan bendera merah putih dan atribut demo. Para pendemo juga melengkapi dengan pengeras suara, bergerak mulai dari titik kumpul Mapolres Nganjuk yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Makodim 0810/Nganjuk. Tiba di depan Makodim,  para pendemo berjalan kaki, terus bergerak dan menembus penjagaan. Tak heran, puluhan personel TNI AD yang sedang piket menjadi kelabakan.

Tak hanya itu, Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta dan Wakapolres Kompol David bersama Bupati Novi Rahman Hidayat, serta Ketua DPRD Nganjuk Puji Santoso nampak berdiri di atas truk yang ikut maju hingga halaman makodim.

Alah makkkk….!!!, arak-arakaan puluhan anggota Polres Nganjuk tersebut ternyata hanya sebuah teatrikal Kapolres Nganjuk untuk memberikan kejutan kepada sahabatnya, Komandan Kodim 0810 / Nganjuk, Letnal Kolonel Kavaleri Joko Wibowo yang sedang berulang tahun yang ke 41, yaitu tepatnya hari ini, 13 Juni 2019.

“Kita akan memberi kejutan kepada Pak Dandim, jangan sampai ada yang tahu,” ujar Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta sebelum berangkat.

Memang, kejutan yang ditujukan kepada Dandim 0810/Nganjuk saat melangsungkan ulang tahunnya yang ke-41 oleh Kapolres Nganjuk dikemas dengan rapi, sehingga tidak sempat terendus oleh anggota TNI di Makodim.

Setiba di depan panggung yang sedang berlangsung acara Halal bi Halal dan peringatan hari ulang tahun Komandan Kodim 0810 / Nganjuk, Kapolres Nganjuk beserta puluhan anggota disambut hangat. Komandan Kodim langsung diajak naik dan merayakan hari kelahirannya di atas truk.

Joko Wibowo mengaku sempat terkejut di tengah acara Hahal bi Halal yang dikemas bersamaan hari ulang tahunnya, tiba-tiba diserbu oleh para pendemo. Bahkan pria kelahitran Boyolali, 13 Juni 1978 itu sempat memerintahkan anak buahnya untuk menghentikan arak-arakan yang diduga demo sungguhan.

Mendapat kejutan dari Kapolres Nganjuk  bertepatan dengan hari ulang tahunnya, Dandim 0810 / Nganjuk mengaku bahagia. Pihaknya benar-benar tidak menduga sebelumnya bakal menerima kejutan dari sahabatnya itu.

“Saya benar tidak menyangka mendapat kejutan seperti ini. Saya kira ada demo beneran, tapi oleh anggota kenapa tidak dihentikan,” kesan Dandim Joko Wibowo.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *