Berita Utama Birokrasi Lintas Daerah News Politik Regional Tokoh

Amankan Malam Takbir Polres Nganjuk Libatkan Perguruan Silat

NGANJUK – ANJUKZONE – Mengantisipasi kerawanan keamanan saat malam takbir, Polres Nganjuk menggelar apel kesiapan apel malam takbir di Mapolres Nganjuk. Apel diikuti personel Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, dan komponen masyarakat lain, seperti linmas dan banser.

Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta menyampaikan, malam ini petugas mengadakan pelayanan masyarakat Kabupaten Nganjuk yaitu  dengan agenda mengadakan pelaksanaan pengamanan takbiran sebagai rangkaian ibadah bulan suci ramadhan ini bagi umat Islam.  Oleh karena itu perlunya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sehingga malam takbiran bisa berjalan dengan baik.

“Semua petugas yang sedang menjalankan tugas pengamanan diharapkan menempati sesuai dengan SOP yang sudah ada. Yang berjaga pos-pos kota dan polsek jajaran, silahkan diatur sebaik mungkin agar bisa melaksanakan pengamanan yang optimal,” terang Kapolres Nganjuk usai memimpin apel di halaman Mapolres Nganjuk, Selasa sore, 04 Mei 2019.

Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta pimpin apel pengamanan malam takbir didamping Dandim 0810/Nganjuk Letkol Kav Joko Wibowo di halaman Mapolres Nganjuk (foto-sukadi)

Polri bersama komponen masyarakat lainnya seperti sekarang ini, pihaknya didampingi oleh para pimpinan perguruan silat yang ada di Kabupaten Nganjuk bertekat untuk mengamankan lebaran agar bisa berjalan dengan baik. Khususnya pada saat pelaksanaan malam takbiran. Karena pada kegiatan malam takbiran akan ada konvoi atau pawai. Pihaknya bertekat dengan komponen masyarakat tersebut, agar Nganjuk terbebas dari gangguan-gangguan agar takbiran bisa berjalan dengan baik.

Pos-pos tertentu yang menjadi pusat perhatian adalah di pusat kota Nganjuk dan Kertosono mengingat jarak tempuh dari Nganjuk agak jauh, Warujayeng dan Gondang.

Menurut Kapolres Nganjuk, semua pelaksanaan pengamanan dilaksanakan sesuai dengan SOP secara berlapis dengan patroli body sistem dan patroli bersenjata, untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, seperti gangguan teror yang baru saja terjadi di daerah Jawa Tengah. Kapolres menyebut bahwa gangguan teror yang sempat menyerang petugas keamanan di Solo tetap menjadi perhatian serius.

“Semua sudah dilaksnakan, baik itu ada terorir maupun tidak ada,” tegasnya.

Lebih-lebih, wilayah Kabupaten Nganjuk merupakan wilayah perlintasan dari segala penjuru. Yakni perlintasan dari Surabaya – Madiun dan Bojonegoro – Kediri, semua melintasi wilayah Nganjuk. Dengan demikian, pelaksanaan pengamanan di Nganjuk diberikan lebih optimal tetap mengedepankan SOP. Hanya, standar SOP yang diterapkan di Nganjuk lebih tinggi dari SOP sebelumnya dengan dibantu TNI, instansi terkait, dan komponen masyarakat lain.

“Menyikapi kondisi dan situasi yang ada, mengingat kabupaten nganjuk merupakan kota perlintasan. Tetap harus waspada mengingat beberapa saat yang lalu, di daerah Solo sudah ada kejadian penyerangan terhadap petugas,” ujarnya.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *