Berita Utama Birokrasi Hukum Kriminal Lintas Daerah News Regional

Awas…! Miras Serang Nganjuk, Ribuan Liter Miras Dimusnahkan

NGANJUK – ANJUKZONE – Sedikitnya 160 jiriken dan ribuan botol miras dalam berbagai jenis dimusnahkan oleh polisi jelang lebaran di Kabupaten Nganjuk. Miras-miras tersebut razia yang dilakukan oleh petugas selama bulan Ramadhan tahun ini. Hasilnya, petugas berhasil menyita barang bukti sebanyak 160 jiriken jenis arak jowo, 1435 botol jenis arak jawo, 4 botol jenis angur, 2 botol jenis klengkeng, 1 botol jenis vodka, dan 1 botol jenis kuntul.

Pemusnahan dilakukan di depan pendapa Kabupaten Nganjuk dengan cara dibuang dalam selokan disaksikan langsung pejabat pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat Nganjuk.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat menyampaikan, terkait peredaran miras di Kabupaten Nganjuk, pemerintah daerah akan terus memperkuat pemeriksaan bersama kepolisian untuk meminimalisir tempat-tempat beredarnya minuman keras seperti warung-warung juga di tempat-tempat hiburan.

Bupati Nganjuk, bersama TNI POLRI, Kejaksaan dan tokoh masyarakat musnahkan puluhan ribu liter miras (foto-sukadi)

“Caranya, pemerintah daerah akan memperketat keberadaan warung-warung yang menjual miras di wilayah hukum Kabupaten Nganjuk,” terang Novi Rahman Hidayat, Selasa, 28 Mei 2019.

Hanya saja, meski petugas telah berhasil merazia dan memusnahkan barang bukti, serta pelakunya dijebloskan ke dalam penjara, namun tetap saja para mereka belum juga jera.

Seperti baru saja ditangkap, seorang residivis kasus yang sama dua kali masuk penjara karena mengedarkan mirah jenis arak jowo dalam jumlah besar. Kini kembali, dia ditangkap setelah membawa 160 jiriken dengan membawa kendaraan truk dari Jawa Tengah, setelah masuk wilayah hukum berhasil ditangkap petugas.

Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta menyampaikan, dengan maraknya peredaran miras di Nganjuk, Polres Nganjuk akan bekerjasama dengan tim gabungan, TNI dan Satpol PP merazia tempat-tempat hiburan dan warung-warung yang menjual miras. Bahkan razia dilakukan siang dan malam hingga kondisi peredaraan miras di Nganjuk mencapai titik nol.

Kepada pelaku, Polres Nganjuk mengancam dengan hukuman yang lebih berat, tidak sekadar pasal mengenai tipiring, melainkan undang-undang pangan. Apabila, pelakunya masih tidak jera, maka akan dilakukan kurungan penjara selama dua tahun dan penyitaan kendaraan untuk memutus mata rantai.

“Kalau disita kendaraannya, mudah untuk memutus mata rantai peredaran miras di Nganjuk,” jelas Kapolres .

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *