Berita Utama Lintas Daerah Nasional News Politik Regional

Jalur Ganda Stasiun Babadan – Nganjuk Siap Beroperasi

Puluhan Perlintasan Bodong Mengancam Jiwa Pengguna Jalan

NGANJUK – ANJUKZONE – Setelah sukses mengalihkan jalur kereta api (switch over) tahap pertama dari jalur yang lama ke jalur yang baru, segmen stasiun Baron – Sukomoro – Nganjuk beberapa bulan yang lalu, kini PT. KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun kembali melanjutkan dengan switch over tahap kedua menjelang lebaran tahun ini.

Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas PT. KAI Daop 7 Madiun menyampaikan, sebelumnya pihaknya melakukan rapat koordinasi bersama Tim KAI Kantor Pusat Bandung beserta Tim Satker wilayah Jatim dan para pimpro PT Lembaga Elektroteknika Nasional (LEN), PT Pembangunan Perumahan (PP), di Kantor Daop 7 Madiun, Jl. Kompol Sunaryo No 14 Madiun, Senin, 22 April 2019 lalu. “Pembahasannya, persiapan pekerjaan switch over tahap dua untuk segmen stasiun Nganjuk – Bagor –  Wilangan –  Saradan – Caruban dan Babadan sejauh 42 kilometer. Rencananya dilaksanakan pada hari minggu (28 April 2019,red),” terang Ixfan, Kamis, 25 April 2019 ditemui di satsiun Nganjuk.

Uji Coba Switch Over di jalur kereta api stasiun Nganjuk (foto-sukadi)

VP Daop 7 Madiun, Wisnu Pramudyo menambahkan setelah sukses pada switch over tahap pertama, selanjutnya untuk tahap kedua betul-betul dipersiapkan lebih matang. Untuk itu, sebelum dilakukan pekerjaan, terlebih dahulu dilakukan joint inspection atau pemeriksaan bersama dimulai tanggal 22 April hingga 23 April 2019. “Pemeriksaan harus detail, penuhi dahulu kekurangan yang ada, jika pada saat dilakukan joint inspection masih terdapat kekurangan, maka jadwal switch over akan saya batalkan sampai persiapannya betul-betul sempurna,” ujar Wisnu.

Tujuanya, tegas Wisnu, agar switch over berjalan sesuai jadwal, perjalanan KA selamat, aman, lancar dan secepatnya untuk diinformasikan kepada warga masyarakat, bahwa sepanjang antara Nganjuk – Babadan terdapat 29 perlintasan kereta api. Beberapa di antaranya adalah perlintasan kereta api tanpa palang pintu atau perlintasan bodong, yang sewaktu-waktu dapat mengancam jiwa pengguna jalan.

“Sepuluh perlintasan dijaga dan sepuluh perlintasan tidak dijaga yang sudah menggunakan early warning system, tujuh perlintasan tidak dijaga yang tidak menggunakan early warning system, dan dua perlintasan liar. Jadi jumlahnya ada duapuluh sembilan perlintasan,” tegas Wisnu.

Menurut Wisnu, kegiatan joint inspection yang telah dilakukan selama dua hari, pada hari pertama, PT KAI Daop 7 Madiun bersama dengan Tim PT KAI Kantor Pusat Bandung dan Tim Kontraktor serta Tim Konsultan antara stasiun Babadan – Caruban – Saradan dilanjutkan dari stasiun Nganjuk – Bagor – Wilangan – Saradan – Caruban – Babadan. “Jika sudah sesuai dengan SOP, maka pelaksanaan switch over  rencanya akan dilaksanakan pada 28 April 2019,” tukasnya.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *