Berita Utama Birokrasi Hukum Kriminal Lintas Daerah News Politik Regional

Hendak Hadiri Tasyakuran Kades Terpilih Tiga Pemuda Dikeroyok Massa

NGANJUK – ANJUKZONE – Hendak menghadiri pesta tasyakuran pilkades terpilih, tiga pemuda di wilayah Kecamatan Patiarowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dikeroyok massa hingga babak belur. Ketiga pemuda tersebut adalah Ahmad Dhani (15), Aris Wahyu, (26), dan Oni Suryono, (20), remaja asal Dusun Semek Kerep, Desa Bukur, Kecamatan Patianrowo. Kejadiannya pada Selasa sore, 12 Februari 2019 sekitar pukul 16.00 WIB.

Pengeroyokan terjadi di Dusun Gebangsiwil, Desa Bukur, Kecamatan Patianrowo, tak jauh dari rumah  Nur Yahya, calon kades yang baru saja terpilih.

Sebelum terjadi pengeroyokan, Ahmad Dhani bersama dua rekannya, hendak mendatangi rumah calon kades nomor urut 1, Nur Yahya, yang unggul dengan memperoleh suara 2691. Sementara lawannya, Kastam, calon nomor 2 memperoleh 425 suara.

Ketiganya kemudian berangkat bersama-sama naik sepeda motor, untuk mengikuti tasyakuran di rumah Nur Yahya kades terpilih.

Belum sampai di rumah jagoannya, mereka berpapasan dengan seorang pemuda tak dikenal, dengan menggeber gas sepeda motornya. Melihat itu, Ahmad Dhani dan rekan-rekannya terpancing emosinya, dan langsung berbalik mengejar si pemuda.

Namun, baru mengejar sekitar 200 meter, mereka tiba-tiba dihadang oleh sekelompok pemuda lain, sehingga terjadi aksi saling serang.

Mendengar ada keributan, Nur Yahya kepala desa terpilih langsung melerainya. Akan tetapi kelompok massa tak dikenal tadi masih melakukan serangan dengan melempar paving, batu, bata merah, bambu dan barang-barang lainnya.

Lemparan paving tepat mengenai tulang selangka kiri Oni Suryono hingga lecet dan dilempar batu bata merah mengenai kepala kiri. Ahmad Dhani dipukul bambu mengenai kepala bagian atas hingga robek dan tangan kiri lecet.

Sementara Aris Wahyu dilempari batu mengenai dahi kiri hingga robek, pipi luka lecet serta bahu kiri luka lecet. Beruntung petugas keamanan dari kepolisian dan TNI cepat tanggap hingga dapat membubarkan massa.

Ahmad Dhani dan teman-temannya kemudian melaporkan kasus pengeroyokan yang mereka alami, ke Polsek Patianrowo.

Dikonfirmasi Rabu 13 Februari 2019, Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Moh. Sudarman membenarkan, bahwa pihaknya menerima laporan peristiwa tersebut.

Menurut AKP Sudarman, saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan.  “Dalam penyelidikan. Beberapa orang saksi dimintai keterangan. Situasi di lokasi saat ini sudah kondusif, aman,” ujarnya.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *