Berita Utama Lintas Daerah News Regional

Ini Detik-detik EvakuasiTruk Mogok di Perlintasan yang Ganggu 6 Perjalanan KA

NGANJUK – ANJUKZONE – Sebuah truk bermuatan 25 ton tepung tapioka tiba-tiba mogok tepat di atas perlintasan kereta api di JPL 303 KM 213 + 700 antara petak Jalan Kertosono, Kabupaten Nganjuk dengan Purwoasri, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu pagi, 06 Februari  2019, sekitar pukul 05.30 WIB. Akibatnya, hingga pukul 08.00 WIB terpantau beberapa KA tertahan dan terlambat hingga beberapa jam di Stasiun Kertosono dan beberapa stasiun lain.

Menurut Ixfan, Humas KAI Daop 7 Madiun, informasi pertama kali diterima dari pengatur perjalanan KA, Stasiun Kertosono bahwa di  JPL 303 KM 213 + 700 antara petak Jalan Kertosono – Purwoasri telah terjadi sebuah truk bermuatan tepung tapioka mogok dan menghalangi jalur KA. “Dilaporkan sekitar pukul 05.30WIB,” ujar Ixfan.

detik-detik evakuasi truk mogok di atas rel kereta api di JPL 303 KM 213 + 700 antara petak Jalan Kertosono, Kabupaten Nganjuk dengan Purwoasri, Kabupaten Jombang, Jawa Timur(foto:humas PT KAI)

Menurutnya, pada saat truk tronton dengan nomor polisi Z-9056-HA yang dikemudikan oleh Rona Permana, (34), asal Kampung Ciranca Rt/Rw: 04/01, Kawitan Salopa KabupatenTasikmalaya, Jawa Barat melewati JPL 303,tiba-tiba mogok tepat di atas jalur rel lintas Kertosono-Purwoasri. Pada saat itu juga pengemudi  berusaha keras agar lepas dari atas perlintasan rel, namun selalu gagal.

Mengetahui ada truk terjebak di atas rel, petugas JPL 303 melaporkan kepada Petugas Pengatur Perjalanan KA (PPKA) Stasiun Kertosono bahwa ada truk mogok menghalangi jalur KA. Guna keselamatan perjalanan KA, selanjutnya PPKA melaporkan kejadian tersebut kepada Pusat Pengendali KA.

”Mendapat laporan dari PPKA Stasiun Kertosono telah ada truk mogok tepat di atas rel, langsung Pusat Pengendali Kereta Api menghentikan beberapa perjalanan kereta api hingga jalur yang akan dilalui, dipastikan telah aman,” tegas Ixfan.

Hanya saja, beberapa KA tertahan dan terlambat hingga beberapa jam di Stasiun Kertosono dan beberapa stasiun lain. Diantaranya, KA 42  Gajayana sempat tertahan di Stasiun Kertosono dan mengalami keterlambatan 142 menit, KA176  Brantas terlambat datang di Stasiun Kertosono selama119 menit, KA142  Majapahit  terlambat  di Stasiun Kertosono selama 96 menit, KA182  Kahuripan terlambat  di Stasiun Baron selama 88 menit, KA411 Dhoho terlambat di Stasiun Purwoasri selama 49 menit, dan KA 419  Dhoho terlambat di Stasiun Sembung selama 38 menit.

Hal ini setelah unit pengamanan melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian setempat. Polisi dibantu petugas KA dan warga setempat mengevakuasi truk agar segera dapat bergeser. “Pertama dengan cara memindah atau mengurangi muatannya, baru bisa digeser dari jalur kereta api,” katanya.

Menurut warga yang ikut menolong, diperkirakan, truk mogok di atas rel KA api lantaran kelebihan muatan. Sehingga bagian ban terkena sedikit ganjalan, sulit bergerak dan macet. Baru sekitar pukul 07.56 WIB, truk bermuatan 25 ton dikurangi langsung bisa dipindahlan dari rel KA.

Akibat kejadian truk mogok tepat di atas rel KA, pihak PT KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Karena beberapa KA terpaksa mengalami keterlambatan.

“Kami minta kepada pelanggan untuk bersabar penghentian yang dilakukan oleh petugas kami di lapangan, semata-mata  untuk keselamatan perjalanan KA,” pesan Ixfan Humas KAI Daop 7 Madiun.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *