Berita Utama Hukum Kriminal Lintas Daerah News

Saling Tuding Kasus Dugaan Korupsi Kades Sugihwaras

NGANJUK – ANJUKZONE – Kasus dugaan korupsi dana desa (DD) oleh Kades Sugihwaras, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang dilaporkan oleh warganya ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk, Senin, 31 Desember 2018 lalu, terus berlanjut.

Kades Sugihwaras Heri Indiyanto dilaporkan terkait dugaan penyelewengan DD 2017 dan 2018, salah satu kasusnya kegiatan proyek infrastruktur pavingisasi, di Dusun Jimbir desa setempat.

Saat dilaporkan, sang kades diduga menghabiskan anggaran Rp 952 juta. Tapi dari temuan di lapangan, habisnya hanya sekitar Rp 120 juta. Warga menuding Kades Heri Indiyanto telah melakukan mark up nilai anggaran proyek tersebut.

Untuk melengkapi data laporannya terkait kasus yang menimpa Kades Heri Indiyanto, 11 warga Desa Sugihwaras kembali mendatangi kantor Kejari Nganjuk, Senin, 21 Januari 2019.  Mereka adalah dua perangkat desa, dua anggota BPD yang masih aktif menjabat, dua anggota BPD lama, satu pejabat RT, serta empat warga desa setempat.

Hanya, setelah keluar dari ruangan kantor Kejari Nganjuk, telah terjadi saling tuding dalam penyampaian keterangan yang tidak benar kepada publik terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kades Heri.

Salah satunya disampaikan Danuarto, perangkat desa yang baru saja keluar dari ruangan Kejari Nganjuk. Perangkat desa yang menjabat sebagai Bayan itu menyebut adanya banyak kesalahan atas laporan yang disampaikan oleh Mursam (58) selaku pelapor.

“Menurut saya, banyak kesalahan atas laporan itu,” kata Bayan Danuarto, tanpa menyebut jenis kesalahan laporan.

Kontan, pernyataan Bayan Danuarto disangkal oleh Mursam. Justru Mursam ‘menunjuk’ Bayan Danuarto selaku Pelaksana Kegiatan (PK) proyek pavingisasi, terindikasi ikut menikmati uang dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kades Heri.

“Justru dia (Mursam,red) melu mangan (ikut makan),” balas Mursam didampingi Bakir, Said, dan Karyono yang sama-sama datang ke kantor Kejari Nganjuk.

Sementara Kasi Intel Kejaksaan Negeri Nganjuk, Dicky Andi Firmansyah, SH masih belum bisa memberi keterangan lebih lanjut terkait hal itu.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *