Berita Utama Birokrasi Nasional News Politik

Cawapres Ma’ruf Amin Rencanakan Cicipi Kopi Abah di Nganjuk

NGANJUK – ANJUKZONE – Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI 2019 – 2024, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin Bawaslu direncanakan akan mencicipi kopi orang Nganjuk, Selasa sore, 22 Januari 2019 pukul 15.00 WIB. Lantaran, cawapres nomor urut 01 berpasangan dengan Capres Joko Widodo ini didaulat menjadi salah satu nara sumber dalam dialog kebangsaan dan launching Kopi Abah di kantor pusat KSPPS Tunas Artha Mandiri di Jalan Dermojoyo nomor 34 Payaman Nganjuk. Hanya kehadiran ketua MUI ini akan merepotkan anggota Bawaslu Kabupaten Nganjuk, karena bakal banyak massa yang turut hadir dalam dialog kebangsaan dengan tema “Dialog Arus Baru Ekonomi Umat, Masa Depan UMKM dan Koperasi  Syariah.” Ma’ruf Amin akan didampingi Ketua Umum TAM Syariah, H. Imam Mukhayat Syah, orang tua Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Abdul Syukur menyampaikan, panitia dialog kebangsaan telah berkoordinasi dengan pihak Bawaslu Kabupaten Nganjuk bahwa Cawapres Ma’ruf Amin akan datang ke Nganjuk sebagi nara sumber.

Hanya, untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu, Bawaslu Nganjuk akan menerjunkan seluruh anggotanya saat dialog berlangsung. Termasuk akan mengawasi dengan ketat, apakah ada pelanggaran atau keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah acara sedang berlangsung. Termasuk keterlibatan Bupati Novi, juga akan menadapatkan pengawasan ketat.

“Kami tinggal mengawasi saja, ada pelanggaran atau tidak, ada keterlibatan ASN atau tidak, semua sudah kami koordinasikan dengan panitia,” jelas Abdul syukur dihubungi lewat mobile-phone-nya, Senin, 21 Januari 2019.

Menurut Abdul Syukur, apabila Bupati Nganjuk memaksa untuk datang, maka sebelumnya harus sudah mengajukan cuti, meski kegiatan diadakan sore hingga malam hari.

“Karena dalam undang-undang, bunyinya bukan jam kerja, tapi hari kerja,” tegasnya.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *