Berita Utama Budaya Entertainment Lintas Daerah News Wisata

Di Candi Lor Dua Abdi Kinasih Pu Sindok Dimakamkan

NGANJUK – ANJUKZONE – Candi Lor merupakan bangunan candi yang terbuat dari batu bata merah yang diyakini sebagai monumen cikal bakal berdirinya kabupaten Nganjuk yang diperingati setiap tanggal 10 April setiap tahunnya.

Baangunan candi, berbahan batu merah dengan panjang 700 cm, lebar 420 cm, dan tinggi 580 cm. Berlokasi di Jalan Pu Sindok, Dusun Kalangan, Desa Candirejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Pada areal Candi Lor terdapat dua makam abdi kinasih Pu Sindok yang disebut Eyang Kerto dan Eyang Kerti, dan sebatang pohon kepuh yang telah tumbuh sejak tahun 1866, diketahui dari tulisan Hoepermans. Kedua abdi kinasih, suami – istri tersebut selalu mengikuti Pu Sindok, dan melayani semua kebutuhan. Sejak masih di Kotaraja Medang Kamulan hingga akhirnya meninggal saat peperangan melawan tentara Melayu di Bumi Anjuk Ladang.

Dari prasasti Anjuk Ladang, diketahui bahwa  Pu Sindok, raja Mataram Hindu yang bergelar Sri Maharaja Sri Isyana Wikrama Dharmottunggadewa memerintahkan Rakai Hinu Sahasra, Rakai Baliswara serta Rakai Kanuruhan pada tahun 937 untuk membangun sebuah bangunan suci bernama Srijayamerta sebagai pertanda penetapan kawasan Sima Anjuk Ladang. Kemudian nama ini menjadi Nganjuk,  sebagai kawasan swatantra atas jasa warga Anjuk Ladang dalam peperangan melawan tentara Melayu.

Menurut Amin Fuadi, Kasi Purbakala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga dan Kebudayaan Nganjuk,  kondisi candi sudah tidak utuh lagi, tinggal sebagian tubuh dan kaki. Dari tangga yang ada di candi diperkirakan menghadap ke barat, keadaan sangat rusak.  Di tengah candi tumbuh pohon kepuh yang sangat besar. Akar pohon kepuh ini saling mengikat dinding candi. Batu candi kelihatan banyak yang rontok dan mengalami penggaraman.

Laporan paling tua tentang Candi Lor ditulis oleh Raffles pada tahun 1817.  Ia mencatat bahwa Distrik Anjoek terdapat sebuah bangunan suci berdiri sangat begus dengan bentuk seperti Candi Jabung di Probolinggo. Menurut Raffles kemiripan tersebut menunjukkan bahwa baik dimensi maupun rancangan umum dari sejumlah candi-candi di distrik timur tidak berbeda jauh dan dibangun dari material yang sama.

Pada 1866 Hoepermens mencatat tentang keadaan Candi Lor yang pada waktu itu berupa sisa-sisa bangunan dari bata yang ditumbuhi pohon beringin. Bangunan Candi Lor tanpa ornamen dengan pintu masuk berada di sebelah barat. Di tempat ini ditemukan arca-arca yang sudah cacat, diantaranya arca ganesa, arca nandi yang sudah patah, dan terdapat dua buah makam. Di halaman Candi Lor juga ditemukan prasasti Anjuk Ladang yang dikeluarkan oleh Sri Maharaja Pu Sindok Sri Ishana Wikrama Dharma Tunggadewa yang berangka tahun 859 S’ (937 M).

Di komplek Candi Lor juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, diantaranya;

Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

Warung atau Tempat Makan

Setelah puas melihat-lihat area candi di berjam-jam pastinya membuat perut anda lapar. Tak perlu bingung apabila anda tidak ada waktu atau lupa untuk menyiapkan bekal. Di sekitar candi anda dapat menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

Gazebo

Dengan dibangunnya gazebo-gazebo di sana, anda bisa dengan santai duduk-duduk sembari menikmati pemandangan candi di depan anda dan pegunungan di sekitarnya.

Penginapan

Di sekitar area wisata Candi Lor, untuk anda yang butuh tempat penginapan bisa mencari yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

Toilet umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah disediakan di sana jadi anda tidak usah repot-repot mencari toilet di luar area candi.

Perpustakaan

Di lokasi candi juga disediakan bahan bacaan, terkait sejarah Candi Lor, serta sejumlah buku menarik.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *