Berita Utama Kriminal News

Diduga Korupsi Dana Desa Kades Sugihwaras Prambon Dilaporkan Kejaksaan

NGANJUK – ANJUKZONE – Dugaan penyelewengan sistem pengelolaan keuangan di tingkat pemerintahan desa di Kabupaten Nganjuk mulai terungkap. Dari beberapa kasus yang terbongkar, rata-rata berkenaan dengan penggunaan dana desa yang tidak sesuai peruntukannya. Kali ini giliran Kepala Desa (Kades) Sugihwaras, Kecamatan Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, dilaporkan oleh warganya sendiri ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk, Senin, 31 Desember 2018, sekitar pukul 100 WIB.

Kades Sugihwaras Heri Indiyanto dilaporkan terkait dugaan penyelewengan dana desa 2017 dan 2018, untuk beberapa kegiatan fisik. Salah satu kasus yang paling mencolok adalah penggunaan dana desa untuk kegiatan proyek infrastruktur pavingisasi, di Dusun Bglimbir, Desa Sugihwaras.

““Dalam laporan keuangan ditulis menghabiskan anggaran Rp 952 juta. Tapi dari temuan di lapangan, habisnya hanya sekitar Rp 120 juta,” jelas Mursam, sambil  membawa sejumlah dokumen penggunaan dana desa didamping tiga warga Desa Sugihwaras, di kantor Kejari Nganjuk.

Warga menuding Kades Heri Indiyanto telah melakukan mark up nilai anggaran proyek tersebut. Berdasarkan dokumen yang dibawa para pelapor, paving dikerjakan di tiga titik lokasi di Dusun Nglimbir.

Selain dugaan mark up anggaran proyek fisik, Mursam dan rekan-rekannya juga melaporkan Kades Heri atas jugaan kegiatan fiktif proyek infrastruktur lain yang menggunakan anggaran dana desa.

Sementara itu, kepada wartawan usai menerima laporan warga Sugiwaras, Kasie Intelijen Kejari Nganjuk Dicky Andi Firmansyah belum bersedia berkomentar banyak. Dia hanya menyebut, pihaknya perlu mendalami dan mempelajari laporan tersebut, sebelum menentukan langkah lebih lanjut.

Reporter: sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *