Berita Utama Lintas Daerah News Wisata

Air Terjun Pring Jowo

Pesona Wisata Alam Lereng Wilis

NGANJUK – ANJUKZONE – Pesona alam di Lereng Gunung Wilis yang dikenal dengan air terjunnya tampaknya bukan sekadar cerita. Bila selama ini dikenal, air terjun Sedudo sebagai satu-satunya objek wisata air terjun di Nganjuk yang dikenal banyak menyerap wisatawan, baik dari dalam maupun manca negara, kini kesan itu berangsur surut. Pasalnya, masih ada puluhan air terjun yang lokasinya berdekatan dengan air terjun Sedudo tersebut memiliki kecantikan dan keindahan memikat. Salah satunya, ditemukannya air terjun Pring Jowo yang berlokasi Dusun Salamjudek Desa Blongko Kecamatan Ngetos.
“Karena harus melewati hutan bambu untuk bisa menjangkau air terjun ini, maka orang-orang di sini memberi nama Air Terjun Pring Jowo,” ujar Aris Trio Efendi, Koordinator Tagana Nganjuk di lokasi air terjun.
Untuk sementara, jalur menuju lokasi Air Terjun Pring Jowo memang masih tergolong berat. Setelah melewati jalan beraspal yang mulai rusak, bagi pengunjung yang naik sepeda motor, harus menyusri jalan setapak. “Di kanan kiri Jalan setapak ini, dipenuhi dengan jurang,” kata Aris.
Karena penasaran, dicoba melihat langsung lokasi penemuan air terjun baru tersebut bersama tim Tagana. Dari permukiman warga di Dusun Salamjudek Desa Blongko Kecamatan Ngetos, kita masih harus masuk ke dalam hutan sejauh 1 kilometer hanya dengan menggunakan kendaraan roda dua. Medannya sangat sempit dan berdebu.
Melalui jalan ini, kita akan bertemu dengan aktivitas warga di hutan Jati dan Pinus tersebut. Setelah menempuh perjalanan di atas tebing sepanjang 500 meter, barulah kita sampai pada hutan bambu. Dari sini, kita harus berjalan kaki merambah hutan yang masih rimbun.
Sesekali masih nampak binatang hutan seperti Kera, Kijang serta Ayam Hutan di sepanjang perjalanan. Diiringi suara Garengpung (Ordo Hemiptera, sejenis seranga yang memiliki suara khas), pengunjung akan dimanjakan dengan indahnya panorama hutan yang masih perawan ini.
Setelah berjalan di atas aliran sungai tumpahan air terjun sepanjang kurang lebih 500 kilo meter, barulah kita bisa menemukan Air Terjun Pring Jowo. Hawa dingin langsung terasa menusuk tulang ketika kita sampai pada radius 50 meter sebelum mencapai gerojogan air terjun. “Tingginya sekitar 25 meter,” sebut Aris .
Menurut Aris, di atas Air Terjun Pring Jowo, masih ada 3 air terjun yang belum terjamah.
Pesona Air Terjun Pring Jowo dan tiga air terjun di atasnya ini memang cukup menakjubkan dan membuat kita terpesona, karena berada di tengah hutan belantara yang masih perawan. “Namanya sendang kapit pancuran, artinya satu air terjun besar diapit dua air terjun kecil,” terang Aris.
Setelah puas menikmati Air Terjun Pring Jowo, dengan penuh semangat tim Tagana singgah di padepokan Argojali. Di tempat ini suasana sunyi sepi. Bahkan, tak ada satu suara burungpun. “Tempat ini adalah tempat untuk semedi dan menenangkan fikiran,” jelas Koordinator Tagana ini.
Namun, untuk sementara ini, jalur menuju Air Terjun Pring Jowo maupun Padepokan Argojali masih cukup berbahaya. Karena, kita harus melalui tebing curam yang di bawahnya terdapat jurang menganga. Namun, meski jalan yang dilewati sangat berat, sesampainya di Air Terjun Pring Jowo dan Argojali, rasa lelah kita seolah langsung sirna.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *