Berita Utama Hukum Kriminal Lintas Daerah News

Selewengkan APBDes, Kades Sombron Dijebloskan Penjara

NGANJUK – ANJUKZONE – Hartono, Kades Sombron, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur akhirnya dijebloskan ke penjara, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II-B Nganjuk, Kamis sore, 27 Desember 2018, pukul 15.00 WIB. Ini setelah, Kades Hartono menjalani pemeriksaan di ruang pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk, sejak pagi, pukul 10.00 WIB.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nganjuk Ardiansyah SH.MH melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Eko Baroto SH.MH mengatakan, Kades Hartono dtetapkan sebagai tersangka dan ditahan, karena diduga melakukan penyalahgunaan pengelolaan anggaran kegiatan fisik dan anggaran pemberdayaan serta Siltap pada APBDes anggaran tahun 2013-2018. Antara lain, pembangunan proyek irigasi, proyek jembatan dan pengaspalan jalan.

“Pengerjaanya tidak sesuai RAB (rencana anggaran belanja) dan kemudian SPJ-nya di-mark up,” terang Eko.

Selain menahan Kades Hartono, Kejari Nganjuk juga mengamankan barang bukti berupa beberapa dokumen terkait dengan SPJ penggunaan APBDes dan sebuah mobil siaga desa merk Grand Livina Nopol AG 1245 VQ warna putih silver. “Pembelian (mobil siaga desa,Red) tidak sesuai prosedur,” jelas Eko Baroto.

Dari hasil kejahatan Kades Hartono, negara telah dirugikan sekitar Rp 300 juta, selama kurun waktu tahun 2013-2017.

Atas perbuatannya itu, tersangka Hartono dijerat Pasal 2 ayat 1 juncto pasal 3 juncto pasal 8 Undang-undang tindak pidana korupsi jucto pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Dengan ancaman hukuman maksimal hingga 20 tahun penjara,” ujar Eko.

Sementara itu, Bambang Sukoco SH.MH, pengacara tersangka Hartono mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan upaya penangguhan penahanan terhadap tersangka, dengan jaminan isteri dan penasihat hukum.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *