Berita Utama Birokrasi News

Dewan Desak Pemkab Nganjuk Lanjuti MoU Mega Proyek

Anggap Tiga Proyek Besar di Nganjuk Abaikan Kerusakan Jalan

NGANJUK – ANJUKZONE – Pembangunan infrastruktur jalan telah menarik perhatian serius anggota DPRD Nganjuk. Ini menyusul proses membangun tiga mega proyek di Kabupaten Nganjuk, yakni double track kereta api, jalan tol Trans Jawa Kertosono – Wilangan, dan Waduk Semantok di wilayah Kecamatan Rejoso. Dampaknya, banyak jalan rusak parah yang hingga kini belum mendapat kejelasan, kapan akan diperbaiki. Padahal, pemerintah daerah (Pemda) Nganjuk telah menjalin MoU dengan pihak ke tiga proyek untuk bertanggungjawab memperbaiki.

“Kenyataannya, jalan-jalan tetap dibiarkan rusak, meski telah ada MoU dengan pihak proyek,” jelas Mariyanto, anggota Fraksi PDI Perjuangan dalam Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Nganjuk, Rabu, 28 November 2018.

Menurut Mariyanto, kerusakan jalan di sejumlah lokasi di Nganjuk tersebut akibat dari seringnya dilalui armada truk proyek sewaktu mengankut material bertonase berat.

Ditambahkan, apabila tidak mendapat perhatian, kondisi kerusakan jalan justru bertambah parah. Untuk itu, dewan meminta kepada eksekutif untuk menindaklanjuti, MoU yang pernah dibuat Pemkab Nganjuk dengan pihak proyek.

Terpisah, Ketua DPRD Nganjuk Puji Santoso menyampaikan, kondisi jalan rusak akibat tiga proyek sudah berlangsung cukup lama. Meski demikian, belum ada tanda-tanda etikat baik bari pihak proyek untuk memperbaiki dalam waktu dekat. Padahal ada salah satu akses jalan yang kondisinya rusak parah dan sulit dilalui. Yakni berada di wilayah Kecamatan Sukomoro, antara jalan Desa Ngrengket hingga Ngrami. Khusus jalan rusak yang satu ini, legislatif bersama eksekutif berinisiatif untuk memperbaiki dengan alokasi dana dari APBD perubahan tahun 2018, senilai Rp 1,5 miliar.

“Khusus jalan rusak antara Desa Ngrengket sampai Ngrami sempat dianggarkan lewat APBD Perubahan tahun ini (2018,red),” jelas politisi PDI Perjuangan di Kantor DPRD Nganjuk.

Hanya saja, lanjut Puji Santoso, hingga sekarang belum juga ada realisasinya.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *