Berita Utama Lintas Daerah News

Gerak Jalan Tradisional Nganjuk – Sawah Aktif Kembali

Setelah 15 Tahun Vakum Alasan Keamanan

NGANJUK – ANJUKZONE – Setelah 15 tahun vakum, gerak jalan tradisional Nganjuk – Sawahan kembali aktif. Gerak jalan menempuh jarak sepanjang 30 kilometer ini diikuti ratusan peserta, start dari lapangan Desa Sidorejo, Kecamatan Sawahan dan finish di Alun-alun Nganjuk.

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat menyampaikan, Pemerintah Daerah Nganjuk sengaja mengaktifkan kembali gerak jalan tradisonal Nganjuk – Sawahan yang sejak lama diadakan. Gerak jalan diikuti baik kelompok beregu maupun perorangan, dari pelajar tingkat SMP, SLTA, instansi, dan masyarakat umum ini untuk memperingati hari pahlawan.

Menurut Bupati Nganjuk, gerak jalan bertujuan menarik simpati warga untuk mengenang jasa para pahlawan. Mereka bukan hanya bagi warga Nganjuk, namun bagi seluruh rakyat Indonesia.

Peserta gerak jalan regu SMPN 1 Bagor (foto-sukadi)

“Sengaja kami aktifkan kembali setelah limabelas tahun berhenti, karena gerak jalan tradisional Nganjuk – Sawahan memiliki sejarah yang kuat untuk mengenang jasa para pahlawan. Untuk itu, mulai tahun depan, di tahun 2019, akan diselenggarakan gerak jalan yang sama dengan skala lebih besar hingga tingkat nasional,” terang Bupati Nganjuk usai memberangkatkan gerak jalan di lapangan Sidorejo, Kecamatan Sawahan, Sabtu, 23 Npvember 2018.

Informasinya, gerak jalan Nganjuk – Sawahan sempat vakum lantaran faktor keamanan. Dulunya, gerak jalan tradisonal tersebut diadakan setiap tahun untuk memperingati hari pahlawan dengan jarak tempuh 45 kilometer, start dan finish dari Alun-alun Nganjuk.

Sajianto, peserta perorangan asal Desa Sekarputih, Kecamatan Bagor (foto-sukadi)

Menurut Sajianto, salah satu peserta gerak jalan perorangan, pemerintah daerah sengaja menghentikan kegiatan gerak jalan Nganjuk – Sawahan. Dulunya, gerak jalan dilakukan, start dari Alun-alun Nganjuk menuju Sawahan kemudian kembali lagi menuju garis finish di Alun-Alun Nganjuk juga. Hanya, kegiatan gerak jalan menjadi tidak aman, sering terjadi kerusuhan antar peserta hingga menimbulkan korban luka-luka.

“Saat itu, terjadi saling ejek antar peserta ketika berpapasan, sehingga berujung keributan,” terang pria asal Desa Sekarputih, Kecamatan Bagor.

Guna mengantisipasi kerawanan keamanan bagi peserta, Polres Nganjuk bersama Kodim 0810 Nganjuk menerjunkan ratusan personel. Mereka ditempatkan mulai di lokasi pemberangkatan, di jalan-jalan hingga di lokasi finish.

Bahkan, baik dari Polres maupun Kodim 0810 Nganjuk juga menerjunkan personelnya untuk mengikuti gerak jalan.

“Sudah kami antisipasi agar tidak terjadi kerusuhan dengan menempatkan personel dari Polres dan Kodim 0810 Nganjuk jumlahnya ratusan. Mereka mengawasi mulai dari start, di jalan-jalan hingga garis finish,” terang Kapolres Nganjuk.

Untuk itu, lanjut kapolres, tahun depan, jumlah peserta gerak jalan bisa lebih banyak hingga empat kali lipat dari tahun ini.

Gerak jalan Nganjuk – Sawahan juga mendapat sambutan antusias dari warga Nganjuk. Salah satunya pelajar dari SMPN 1 Bagor. Peserta gerak jelan beregu ini mengaku puas setelah berhasil mencapai finish dengan jumlah anggota lengkap. Meski di tengah jalan telah mengalami kendala, ada beberapa anggota regunya yang mengalami kram bagian kaki. Meski demikian, tidak menyurutkan semangatnya untuk mencapai finish.

“Senang bisa mencapai garis finish dengan jumlah anggota masih utuh, meski tadi ada kendala sedikit, karena ada yang kram. Tapi oleh panitia diberi waktu istirahat, Alhamdulillah kembali pulih dan bisa melanjutkan sampai finish,” kata M. Yordan Mahesa Danu, peserta gerak jalan Nganjuk – Sawahan asal SMPN 1 Bagor.

Menurut Mahesa, sekolahannya telah menerjunkan dua regu, putra dan putris. Keduanya selamat, bisa mencapai garis finish dengan jumlah anggota lengkap.

Yang menarik, gerak jalan Nganjuk – Sawahan tidak hanya diikuti oleh generasi muda. Generasi tua, berusia hampir 70 tahun pun turut serta hingga mencapai finish.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *