Berita Utama Hukum Kriminal Lintas Daerah News

Polres Nganjuk Tangkap Pencuri Diesel Petani

Delapan Kali Beraksi, Hasil Curian Digadaikan di Pegadaian Umum

NGANJUK – ANJUKZONE – Polres Nganjuk berhasil menangkap pelaku pencurian diesel di wilayah Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pelaku, Andre Septian, (21), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk dijebloskan ke penjara, setelah ditangkap mencuri Diesel milik Ahmad Zaini, (44) petani warga setempat, yang ditinggal di tengah sawah.

Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta saat rilis menyampaikan, pada Sabtu, 03 Nopember 2018, sekira pukul 09.00 WIB., sewaktu pemilik diesel ke sawah hendak menyalakan mesin pompa air, terkejut begitu melihat diesel yang ditinggal di sawahnya ternyata sudah tidak ada di tempatnya.

Kemudian Ahmad Zaini, pemilik diesel mendatangi Suwarno, warga setempat yang mengetahui bahwa telah melihat sebuah diesel di bawah jembatan.

Hanya, disel tersebut tidak langsung diambil pemiliknya, dibiarkan di tempatnya, lantaran di desa tersebut telah diketahui banyak diesel yang hilang. Tak berselang lama, datang seorang laki-laki, mengendarai sepeda motor jenis Garuda warna hitam tanpa nomor polisi, untuk mengambil diesel dari bawah jembatan dengan cara dibonceng.

“Diesel tidak langsung diambil pemiliknya, dimungkinkan pencurinya akan datang untuk mengambil diesel yang ditinggal di bawah jembatan, sambil diawasi dari kejauhan,” terang Kapolres Nganjuk, dalam rilis di depan Mapolres Nganjuk, Senin, 05 November 2018.

Selanjutnya, Suwarno bersama temannya mengejar pelaku dan tertangkap di sekitar Puskesmas Tanjunganom.

Lantas, pelaku dibawa ke Balai Desa Banjaranyar untuk kemudian diserahkan ke Polsek Warujayeng, guna proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pengembangan kasusnya, tersangka mengaku telah 8 kali melakukan pencurian dengan modus yang sama.

Di hadapan polisi, tersangka mengaku, dalam aksinya, mengambil mesin pompa air yang ditinggalkan pemiliknya di persawahan pada malam hari. Namun mesin tersebut tidak langsung dibawa pulang ke rumah maupun dijual. Melainkan disembunyikan terlebih dahulu di tempat tersembunyi seperti di sungai, semak-semak atau kebun di sekitar tepat kejadian.

“Kemudian selang beberapa waktu, baru diambil dan dijual atau digadaikan,” tegas Kapolres Nganjuk.

Dari tangan tersangka polisi, mengamankan barang bukti berupa 1 unit mesin pompa air merk Hundai seri KWP30X, 1unit sepeda motor merk Garuda tanpa nopol, 1 buah kunci sepeda motor, 1 buah lampu senter warna orange, 1unit mesin pompa air merk Daiho.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *