Berita Utama Hukum Kriminal Lintas Daerah News

Toko Penjual Kue Busuk Segera Ditetapkan Tersangka

Buntut Kasus Keracunan Kue Tart Kedaluwarsa Timpa Belasan Siswa SD

NGANJUK – ANJUKZONE – Polres Nganjuk segera menetapkan sebagai tersangka, terkait kasus keracunan kue tart kedaluwarsa yang menimpa belasan siswa kelas 5B SDN Ganungkidul 1 Nganjuk pada 5 Oktober 2018 lalu.

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta mengatakan, penyidik Unit Pidsus Satreskrim Polres Nganjuk terus berupaya mengungkap siapa orang yang paling bertanggungjawab atas musibah tersebut, dalam keterangan pers, Selasa, 30 Oktober 2018.

“Belasan saksi dari pihak swalayan maupun pihak terkait sudah kami mintai keterangan. Selanjutnya akan kami gelar perkaranya untuk penetapan tersangka,” kata Kapolres.

Swalayan yang dimaksud adalah Toko Prima Swalayan Nganjuk, yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso 26, Kecamatan Nganjuk kota. Toko ini yang menjual kue tart merk Shinta Tart, yang diduga sudah busuk selama satu minggu saat dibeli dan dikonsumsi oleh para korban.

Sebagai tindak lanjut dari penyelidikan itu, pihak penyidik telah membawa sampel roti kadaluwarsa yang dikonsumsi anak-anak untuk pesta ulang tahun itu ke Labfor Polda Jatim. “Hasilnya positif kadaluwarsa, jika dikonsumsi efeknya mual-mual, muntah, bahkan kejang-kejang hingga meninggal dunia,” beber Dewa.

Diketahui, sedikitnya 12 anak siswa kelas 5B SDN Ganungkidul 1 Kecamatan/Kabupaten Nganjuk mengalami keracunan setelah mengkonsumsi roti tar yang dibeli dari sebuah toko swalayan dan dilarikan ke Puskesmas Nganjuk untuk mendapatkan perawatan intensif, Jumat, 05 Oktober 2018 lalu  sekitar pukul 11.15 WIB.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *