Berita Utama Hukum Kriminal Lintas Daerah News

Swalayan Penjual Kue Busuk Disidak

Tindaklanjut Penyidikan Insiden Keracunan 12 Pelajar SD

NGANJUK – ANJUKZONE – Menindaklanjuti insiden keracunan yang menimpa 12 pelajar SDN Ganung 1, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur beberapa waktu lalu, petugas gabungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag), Dinas Kesehatan, dan Polres Nganjuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu swalayan di Nganjuk, Kamis, 11 Oktober 2018. Dari hasil sidak, petugas menemukan sejumlah makanan yang siap dipasarkan, telah mendekati expired. Jenis makanan berupa kue basah tersebut ditemukan dalam gudang, berada dalam troly. Petugas sempat menduga, makanan tersebut siap dipasarkan, namun kedahuluan disidak oleh petugas.

IPDA Indra YUdha Pratama, Kanit Satreskrim Polres Nganjuk menyampaikan, sidak ke salah satu swalayan pagi itu merupakan tindaklanjut dari penyidikan kasus keracunan yang telah menimpa 12 pelajar SDN Ganung 1 Kecamatan Nganjuk, 06 Oktober 2018 lalu setelah mengkonsumsi kue tart busuk. Pihaknya, berusaha mengumpulkan barang bukti semenyeluruh mungkin dan terus melakukan penyelidikan untuk memperkuat pembuktian.

“Kami sudah mengecek beberapa produk, termasuk jenis makanan dan minuman, tapi belum menemukan bukti apapun. Yang jelas, kami akan terus melakukan penyelidikan semenyeluruh mungkin,” ujarnya.

Selama sidak, petugas banyak fokus pada barang dagangan yang dipajang dalam etalase dan gudang. Mereka lebih memperhatikan batas akhir masa kedaluarsa.

Hanya, Indra menghimbau agar masyarakat lebih teliti, jika hendak membeli produk makanan dan minuman dengan terlebih dahulu memperhatikan batas kedaluarsa.

“Apabila hendak membeli produk makanan dan minuman untuk teliti dan melihat tanggal kadaluarsa, jika tidak ada tanggal kadaluarsa bisa ditanyakan ke penjual”, tegasnya.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *