Berita Utama Lintas Daerah News

Lega… Setelah Tiga Tahun Nunggu Jembatan Jurang Dandang Dibangun

Manfaatkan Dana Desa, Bergelagar Besi dan Cor Beton

NGANJUK – ANJUKZONE – Setelah hampir tiga tahun, jembatan yang menghubungkan dua dusun, Gempol Lor  dan Gempol Kidul, Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ambrol diterjang banjir bandang, kini warga desa di lereng Pegunungan Kendeng Utara tersebut boleh bernafas lega. Warga desa dibantu anggota TNI mulai bergotong-royong, membangun kembali jembatan sepanjang 30 meter dan lebar 2,5 meter.

Ika Agustina, S.Pd., Kepala Desa Ngringin menyampaikan, selama hampir tiga tahun warga di Dusun Gempol Lor dan Gempol Kidul terpaksa memanfaatkan jembatan darurat dari sesek bila hendak bepergian ke desa lain. Padahal, jembatan lama yang melintas di atas Sungai Jurang Dandang, desa setempat itu merupakan akses vital bagi warga sekitar. Diantaranya, untuk mengangkut hasil panen, melintas anak sekolah, dan akses utama bagi warga untuk mengantar jenasah menuju makam umum.

Warga dibantu anggota TNI bergotong-royong membangun kembali Jembatan Jurang Dandang, Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong (foto-agustina)

“Jembatan Jurang Dandang sangat penting bagi keperluan warga sekitar, karena akses satu-satunya yang paling cepat dan aman bila ingin bepergian ke lain desa, terutama bagi anak-anak sekolah,” terang Kades Ika, Rabu, 10 Oktiber 2018.

Untuk itu, lanjut Kades Ika, pemerintahan desa bersama warga bersepakat membangun kembali jembatan yang ambrol awal Desember 2015 lalu, menggunakan dana desa tahun 2018, senilai Rp 400 juta-an. Pekerjaan dikerjaan oleh pelaksana kegiatan (PK) desa, dengan melibatkan peran serta masyarakat.

Kondisi jembatan setelah diterjang banjir bandang awal Desember 2015 lalu (foto-agustina)

Menurut Kades Ika, kualitas pembangunan jembatan yang baru ini diprediksi lebih kuat dibanding jembatan lama. Pasalnya, selain material yang digunakan telah memenuhi standar kualifikasi bangunan khusus jembatan, juga spesifikasi jembatan menggunakan gelagar besi dan cor beton.

“Kualitasnya harus lebih kuat dan bagus, karena arus Sungai Jurang Dandang sangat deras, kalau tidak kuat bisa cepat rusak lagi,” tukasnya.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *