Berita Utama Birokrasi Lintas Daerah News

Usai Dilantik, Novi – Marhaen Langsung Sentil Reformasi Birokrasi

Kurangi Rapat-rapat, Ubah dengan Kerja, Kerja dan Kerja

NGANJUK –ANJUKZONE – Setelah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk periode 2018 – 2023 oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Novi Rahman Hidayat dan Marhaen Djumadi langsung menyentil kondisi birokrasi di Kabupaten Nganjuk.

Selama pemerintahan lima tahun ke depan, bersama wakilnya Marhaen Djumadi, Mas Novi sapaan akrab Bupati Nganjuk yang baru ini mengajak seluruh OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih mengoptimalkan layanan masyarakat hingga tingkat paling bawah. Menjadi pejabat pemerintah, OPD tidak minta dilayani, justru sebaliknya menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat. Kurangi rapat-rapat yang tidak perlu, perbanyak mendengar aspirasi dan menggali permasalahan yang terjadi.

“Kabupaten Nganjuk sebenarnya memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, oleh sebab itu, kepada seluruh ASN, OPD beserta jajaran Forkompimda, sesuai tupoksi dan sumpah jabatan sebagai pemegang amanah, harus menjunjung tinggi dan melaksanakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat Nganjuk,” ujar Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dalam acara  tasyakuran di Pendapa Kabupaten Nganjuk, Senin sore, 24 September 2018.

Di hadapan ratusan undangan, Mas Novi menandaskan bahwa siapapun pejabat birokrasi adalah pelayan masyarakat yang harus siap menjadi pelayan yang baik, ikut serta turun ke lapangan guna mendengarkan langsung aspirasi dan permasalahan yang terjadi di lapangan.

“Semua harus aktif turun ke lapangan, menggali problem-problem di lapangan, kurangi rapat-rapat dan kita selalu kerja, kerja dan kerja,” tegas Mas Novi.

Adapun program prioritas di awal menjabat Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk adalah: (1) Mendahulukan pembenahan infrastruktur jalan dan saluran air. Sektor ini (infrastruktur jalan dan pengairan) adalah dasar utama pengembangan perekonomian di Kabupaten Nganjuk; (2) Pelayanan prima di bidang kesehatan untuk masyarakat Nganjuk. Terutama pelayanan kesehatan untuk kalangan ekonomi lemah, tidak boleh ada diskriminasi. Semua kelas (pelayanan rumah sakit dan puskesmas) harus terisi. (3) Di bidang pendidikan, Novi-Marhaen berjanji akan memperhatikan perkembangan sistem pendidikan di Kabupaten Nganjuk. Dia menyebut, kualitas pendidikan di Nganjuk belum maksimal untuk semua jenjang. Untuk itu, perlu dilakukan peningkatan mutu pendidikan dimulai dari sarana dan prasarana yang memadai, kualitas dan kesejahteraan guru yang baik, sistem rekrutmen kepala sekolah sesuai dengan prosedur yang berlaku, serta melibatkan peran serta masyarakat dalam pengembangan mutu pendidikan. (4) Novi-Marhaen juga memprioritaskan reformasi birokrasi di Kabupaten Nganjuk. Yakni, menjamin pelaksanaan mutasi jabatan, promosi jabatan dan sistem penerimaan calon ASN/PNS secara profesional sesuai bidang, bebas pungutan liar alias Nol Rupiah. (5) Di sektor pertanian, Novi-Marhaen berjanji menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai sentral hasil pertanian di Jawa Timur, dan mewujudkan Nganjuk sebagai Kabupaten Agropolitan. Caranya dengan mengintegrasikan pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. (6) Novi-Marhaen juga berjanji melakukan program rutin ‘Tilik Desa’. Yakni memantau kondisi ekonomi masyarakat sampai lapisan terbawah. Secara periodik, pemerintah mendatangi desa-desa, memastikan masyarakat Nganjuk tidak ada yang kelaparan, tidak ada anak yang putus sekolah/tidak sekolah, rumahnya tidak layak huni, dan berbagai masalah sosial lainnya.

Hanya saja, Mas Novi mengajak seluruh elemen masyarakat Nganjuk untuk banyak melihat ke depan dan menutup lembaran yang telah terjadi masa lalu di Kabupaten Nganjuk.

“Tidak perlu kita ungkit-ungkit kembali, tidak perlu kita lihat kembali, saat ini kita sudah berada dalam kendaraan yang baru, kendaraan yang akan menuju kepada kesejahteraan masyarakat Nganjuk. Masa lalu, hanya kita jadikan spion untuk melihat ke belakang sebagai rambu-rambu membangun Kabupaten Nganjuk lebih maju dan bermartabat,” tukas Mas Novi.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *