Berita Utama Birokrasi Lintas Daerah News

Target Prioritas Novi – Marhen Jabat Bupati – Wakil Bupati Nganjuk

Mereformasi Birokrasi Tanpa Mahar hingga Agropolitan

NGANJUK – ANJUKZONE –Bupati Nganjuk terpilih Novi Rahman Hidayat dan wakilnya Marhaen Djumadi akan dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, pada Senin 24 September 2018 mendatang. Sehari setelah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk periode 2018 – 2023 tersebut berjanji langsung tancap gas membenahi sistem pemerintahan di Kabupaten Nganjuk. Hal yang menjadi target prioritas awal menjabat, mulai masalah perekonomian, kesehatan, pendidikan, reformasi birokrasi, pertanian hingga masalah kemiskinan.

Wakil Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhen menyampaikan, bersama Bupati Nganjuk Mas Novi, berjanji akan langsung bekerja keras membangun Nganjuk, begitu secara resmi dilantik menjabat.

Khusus persoalah ekonomi, pihaknya mendahulukan pembenahan infrastruktur jalan dan saluran air. Pasalnya, kedua infrastruktur tersebut sebagai dasar utama pengembangan sistem perekonomian yang sehat agar warga Nganjuk segera terentas dari kemiskinan.

“Pembangunan jalan dan saluran air akan kami prioritaskan untuk menyehatkan sistem perekonomian,” terang Kang Marhen.

Berikutnya adalah menyangkut ketimpangan layanan kesehatan yang selama ini sangat dirasakan bagi warga Nganjuk. Terutama layanan kesehatan bagi warga ekonomi lemah harus dilayani secara baik dan cepat. Tidak ada diskriminasi, semua kelas dalam layanan kesehatan harus terisi.

BERITA TERKAIT: Bupati Novi dan Wakil Bupati Marhaen Gagal Dilantik 20 Septerber 2018

KPU Plenokan Novi – Marhaen Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk Terpilih

Bupati Novi Diagendakan Buka Siraman Sedudo, Wisatawan Diprediksi Membludak

Selain itu, Kang Marhen diam-diam juga memperhatikan perkembangan sistem pendidikan di Kabupaten Nganjuk. Dia menyebut, kualitas pendidikan di Nganjuk belum maksimal untuk semua jenjang. Untuk itu, perlu dilakukan peningkatan mutu pendidikan dimulai dari sarana dan prasarana yang memadahi, kualitas dan kesejahteraan guru yang baik, sistem rekrutmen kepala sekolah sesuai dengan prosedur yang berlaku, serta melibatkan peran serta masyarakat dalam pengembangan mutu pendidikan.

“Peningkatkan mutu pendidikan bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, melainkan harus melibatkan semua pihak, termasuk peran guru, kepala sekolah, serta peran orang tua wali murid,” imbuh Kang Marhen.

Tidak kalah pentingnya adalah persoalan birokrasi yang selama ini berjalan. Guna menyehatkan sistem birokrasi, sebagai pelayan masyarakat, harus dilakukan reformasi di segala lini. Mulai persoalan mutasi, promosi jabatan hingga sistem penerimaan calon aparatur sipil Negara (ASN).

“Mulai kami menjabat, tegas harus dilakukan reformasi birokrasi. Mulai dari mutasi, promosi jabatan sampai penerimaan ASN ‘nol rupiah’, tidak ada satupun yang membayar, termasuk penempatan ASN harus sesuai bidangnya,” tegasnya.

Kalangan petani pun tidak luput dari perhatian Bupati Novi dan Wabup Marhen. Keduanya bersepakat menjadikan pertanian sebagai komoditas lumbung pangan di Nganjuk guna memperkuat sistem perekonomian. Melalui sistem integritas antara optimalisasi sumber daya tumbuhan dan hewan, yaitu pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

“Kami programkan sebagai Nganjuk Agropolitan, pertanian sebagai sentralnya,” ujarnya.

Lanjutnya, agropolitan selayaknya menjadi sarana dalam pembangunan kawasan pedesaan untuk menangani kesenjangan antara pedesaan dan perkotaan. Melalui pendekatan agropolitan pembanguan wilayah semestinya dapat membawa kemajuan wilayah tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan, budaya, tradisi dengan disertai inovasi-inovasi bisnis yang terarah dan berkelanjutan.

Kendati demikian, pemerintah harus tetap memantau perkembangan sistem perekonomian hingga tingkat bawah. Secara periodik, pemerintah melakukan sambang desa, memastikan warga Nganjuk tidak ada yang lapar, tidak ada anak yang tidak sekolah atau putus sekolah, rumah tidak layak huni, serta problem sosial lain.

“Rutin kami lakukan untuk tilik ke desa-desa,” tukasnya.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *