Berita Utama Edukasi Nasional News Wisata

Kebun Ini Bakal Berubah Wisata Singgah TuBaBa Camp

TUBABA – ANJUKZONE – Di atas lahan seluas 2500 meter persegi ini tengah dilirik oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Tulangbawang Barat (TuBaBa), Provinsi Lampung untuk dijadikan objek wisata. Lahan milik Ir. Riswanti Iriani, berlokasi di Desa Kagunganratu, Kecamatan Tulangbawang Udik tersebut ditunjuk Bupati TuBaBa, Umar Ahmad, S.P., yang menginisiasi lahan yang dipenuhi berbagai tanaman, baik tanaman keras maupun buah-buahan tersebut sebagai TuBaBa Camp. Yakni sebagai tempat singgah bagi orang-orang selepas mengadakan kegiatan olah raga atau bersepeda maupun anak-anak pelajar.

Bupati bersama rombongan dinas terkait saat mendatangi lahan milik Ir. Riswanti Iriani langsung tertarik, karena lokasinya strategis, suasana pedesaan sangat mendukung, serta jauh dari keramaian kendaraan. Di sekitar lokasi juga terdapat saluran irigasi, ada rawa-rawa, kolam ikan, terpajang tanaman bambu, pohon pule, serta berbagai jenis buah-buahan, menambah penampilan kian alami dan asri.

Kontan, ide cemerlang Bupati TuBaBa menjadikan Eri Budi Santoso ,S.Sos.M.H, Kadis Pemberdaya Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten TuBaBa tergerak untuk menindaklanjuti sebagai tujuan wisata singgah di Kabupaten TuBaBa. Bahkan pihaknya telah merencanakan, bakal menambah infrastruktur sebagai TuBaBa Camp lengkap dengan faktor pendukungnya. Diantaranya, di lokasi yang sama telah direncanakan bakal dibangun kios-kios tempat makan (pondok) terbuat dari bambu, taman tempat bersantai, permainan edukasi anak-anak, seperti lego block, rubik, dan lain-lain. Di sebagian lokasi ada rumah pohon dan  jembatan gantung, lokasi padi terapung sebagai lahan hidroponik.

Pengunjung juga akan dimanjakan adanya kolam pemancingan dan perahu bebek, flying fox, dan ber-selfie ria sambil menikmati taman hewan kelinci yang lucu berkeliaran.

Bagi pengunjung yang ingin mengembangkan skill-nya, mereka dapat belajar cara menanam sayur sayuran dan buah-buahan, serta membuat kerajinan tangan, seperti membuat gantungan kunci, anyaman pita, sandal jepit unik, dan lain-lain.

“Di samping sebagai tujuan wisata singgah, TuBaBa Camp dapat dijadikan wisata edukasi bagi pelajar mulai dari jenjang TK, SD, hingga SLTA,” terang Kadis PMD Kabupaten TuBaBa.

Para pengunjung, lanjut Kadis PMD, bakal menikmati berbagai fasilitas dan keindahan yang akan disuguhkan oleh TuBaBa Camp, mulai permainan outbond, dan permainan jenis lain.

“Bagi anak-anak, jenis permainan edukasi tersebut dapat memberikan pembelajaran tentang adab sopan santun dan pendidikan budi pekerti yang baik sebagai dasar penanaman pendidikan karakter bangsa yang beradab dan berbudaya,” tegasnya.

Keuntungan lain dari wisata singgah adalah memberdayakan masyarakat sekitar lokasi. Mereka dapat mengembangkan kemampuan di bidangnya masing-masing, diantaranya dapat menghasilkan produk olahan rumah tangga atau hasil kerajinan untuk dijual di kios-kios dekat obyek.

”Yang harus dikembangkan adalah potensi dari masyarakat sendiri, sedangkan pemerintah daerah ikut mendukung, sehingga masyarakat benar-benar merasa ikut memiliki dan membantu merawat,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Kadis PMD, sistem perekonomian  masyarakat sekitar lebih meningkat.

Mengetahui lahan yang dimiliki menjadi incaran pemerintah daerah dijadikan obyek wisata, Riswanti Iriani menyambut dengan baik. Menurut Insinyur Teknik Kimia jebolan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta ini, bakal banyak ide cemerlangnya yang dikembangkan. Terutama di bidang budidaya hortikulura, Riswanti siap membantunya.

“Kami siap mendukung sepenuhnya rencana baik dari pemerintah daerah untuk menjadikan lahan kami sebagai obyek wisata singgah,” ujar Riswanti Iriani.

Bahkan dia telah memikirkan, karya apa saja yang hendak disampaikan sebagai wujud kepedulian dan semangatnya sebagai bagian dari masyarakat yang sama-sama ingin berpikir lebih maju.

“Semoga saja segera terealsasi rencana pemerintah daerah membangun obyek wisata singgah ini,” tukas perempuan penghobi menanam berbagai jenis tanaman keras dan buah-buahan ini.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *