Berita Utama Entertainment Lintas Daerah News

Pengunjung Sedudo Keluhkan Akses Jalan Sempit Berkelok

NGANJUK – ANJUKZONE – Objek wisata Air terjun Sedudo yang berlokasi di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tetap menjadi tujuan wisata andalan. Tahun ini bertepatan pergantian tahun baru Hijriyah, 1 Muharam, Sedudo banyak dikunjungi wisatawan, baik dari internal Nganjuk juga luar daerah. Hanya saja, untuk tahun ini jumlah pengunjung tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya sehari menjelang pergantian tahun baru Hijriyah sudah banyak dipadati pengunjung. Terlihat, pengunjung berdatangan menuju lokasi air terjun esuk harinya, Selasa pagi, 11 September 2018.

Sumari, (38), pengunjung asal Kediri menyampaikan, baru kali pertama berkunjung ke objek wisata Air Terjun Sedudo. Dia mengunjungi Sedudo bersama tiga temannya yang sama-sama asal Kediri mengendarai sepeda motor.

“Baru saja datang, berangkat dari rumah tadi pagi sekitar pukul tujuh,” ucap Sumari yang tiba di lokasi air terjun sekitar pukul 10.00.WIB.

Sampai di lokasi Sumari bersama ketiga rekannya langsung menuju air terjun dan melihat kerumunan orang sedang melakukan semacam ritual mengenakan ikat merah putih di kepalanya. Mereka berguyur di bawah air terjun, sepertinya sambil membaca doa-doa. Kemudian diikuti beberapa pengunjung lain, sama-sama berguyur di bawah air terjun.

“Saya tidak berani ikut mandi, airnya dingin sekali,” katanya.

Menurut Sumari, objek wisata Air Terjun Sedudo sudah dia dengar cukup lama. Bukan hanya cerita dari rekan-rekannya, dia mendapat informasi keindahan Sedudo juga didapat dari media sosial. Terakhir, dia mendapat informasi bahwa Sedudo berpenampilan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sudah banyak perubahan. Terutama infrastruktur yang ada di lokasi air terjun telah dibangun fasilitas-fasilitas baru.

“Informasinya Sedudo sudah lebih bagus dari sebelumnya, fasilitasnya lengkap, makanya saya tertarik,” tegasnya.

Hanya saja lanjut Sumari, dia mengeluhkan akses jalan menuju lokasi. Mulai masuk wilayah Kecamatan Sawahan, jalan terlalu sempit dan berkelok. Bahkan beberapa kali dia bersama temannya nyaris nyerempet pengguna jalan lain. Apalagi mulai melewati pintu gerbang, akses jalan semakin sempit di kanan – kiri banyak jurang dan tikungan.

“Hampir saja tadi nyerempet pas di tikungan, karena jalannya terlalu sempit. Dari depan ada kendaraan tidak kelihatan,” keluhnya.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *