Berita Utama Hukum Kriminal Nasional News

Polisi dan TNI Bina Keluarga Slamet, Terduga Teroris asal Nganjuk

NGANJUK – – Pasca penangkapan terduga teroris, Slamet, (41) asal Desa Pisang, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, di Bogor, Sabtu, 18 Agustus 2018, polisi dan TNI langsung mendatangi rumah terduga, Minggu malam, 19 Agustus 2018 sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka dibantu beberapa pihak, baik dari Pemkab Nganjuk, Satpol PP, juga dari pemerintahan desa setempat untuk melakukan pembinaan.

Kepala Desa Pisang, Nur Inang Ismaikah menyampaikan, malam itu beberapa perangkat desa bersama anggota satpol PP mendatangi rumah terduga yang berada di kompleks penampungan eks konflik sosial, setelah rumah terduga digeledah tim Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Tim BNPT beranggotakan empat orang berhasil mengamankan beberapa bukti terkait terorisme. Diantaranya, dua buku jihad, beberapa botol air mineral berisi baut, botol air mineral berisi resistor, dua plastik tawas dan stiker bertuliskan “Singa Tauhid”.

Informasinya, Slamet ditangkap BNPT Bogor bersama anaknya, Ka. Hanya,  Slamet dibawa ke Jakarta, sedangkan Ka dibebaskan dan dipulangkan Senin malam, 20 Agustus 2018.

Ketika didatangi wartawan, rumah Slamet di kompleks penampungan eks konflik sosial di Desa Pisang terlihat sepi. Pihak keluarga Slamet pun enggan memberi keterangan terkait penangkapan dan penggeledahan tim BNPT pada Minggu malam lalu.

Kades Pisang menegaskan, pembinaan warga korban konflik di Kalimantan itu sudah beberapa kali dilakukan, sejak 2007 lalu. Hanya saja, Slamet jarang berada di rumah, karena bekerja sebagai sopir. Sehingga, dia jarang mengikuti pembinaan rutin di desa. “Sebenarnya, dia (Slamet,Red) sudah diawasi sejak 2014 lalu,” ujarnya.

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta menyampaikan, upaya pembinaan keluarga Slamet melibatkan Pemkab Nganjuk, RT dan RW, agar keluarga Slamet tidak  terpapar paham radikal.

“Ini sangat penting, terutama, untuk melindungi keluarga Slamet dari paham radikal,” kata Dewa.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *