Berita Utama Birokrasi Edukasi Lintas Daerah News Prestasi

Haru Warnai Pengukuhan Paskibraka Nganjuk

NGANJUK –– Sedikitnya 82 anggota pasukan pengibar bendera sang saka merah putih (Paskibraka) Kabupaten Nganjuk dikukuhkan oleh Pj. Bupati Nganjuk Sudjono, Rabu malam, 15 Agustus 2018 di pendapa kabupaten. Mereka terdiri 72 pelajar SMA / SMK se-Kabupaten Nganjuk dan 10 anggota TNI dan Polri, akan mengibarkan bendera pada upacara detik-detik Proklasi 17 Agustus 2018 dan upacara penurunan bendera, di lapangan GOR Bung Karno, Begadung Nganjuk.

Upacara pengukuhan dihadiri sejumlah OPD dan Forkompimda Nganjuk, beserta para orang tua wali murid peserta Paskibraka.

Anggota Paskibraka memasuki pendapa membentuk barisan leter ‘U’. Diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsa Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan sumpah dan janji anggota Paskibraka dipandu Pj. Bupati Nganjuk. Prosesi selanjutnya adalah penyematan pin bendera merah putih dan pengikatan pita hijau secara simbolis, dilanjutkan penciuman bendera merah putih bagi seluruh peserta Paskibraka.

Pesrta Pengukuhan Paskibraka di pendapa Kabupaten Nganjuk (foto-sukadi)

Menariknya, selama penciuman bendera merah putih ini, kondisi lampu penerangan yang ada di pendapa kabupaten dimatikan, sehingga gelap gulita. Diiringi lagu padamu negeri, menambah suasana menjadi hening dan khidmat. Saat prosesi penciuman bendera ini, peserta Paskibraka banyak yang menteskan air mata, karena haru.

Pj. Bupati Nganjuk Sudjono menyampaikan animo pelajar yang mendaftar menjadi pasukan pengibar bendera sangit tinggi. Tercatat ribuan siswa yang mendaftar berasal dari pelajar SMA dan SMK sederajat se- Kabupaten Nganjuk. Hanya, panitia rekrutmen hanya menentukan 72 siswa untuk dilatih dan menjadi pasukan pengibar bendera pada upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2018.

“Jadi anggota Paskibraka memilik tanggungjawab mulia sebagai anak bangsa, dibuktikan dengan pengibaran bendera merah putih saat upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2018 nanti,” ujar Pj. Bupati Nganjuk saat pengukuhan peserta Paskibraka.

Salvadena, salah satu pasukan pengibar bendera menyampaikan, persiapan pengibaran bendera dilakukan latihan dan pembinaan selama 30 hari. Puncaknya dilakukan pengukuhan oleh Pj. Bupati Nganjuk sebelum terjun pada upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2018.

Menurut pelajar SMAN 1 Patianrowo ini, persiapan fisik dan mental sangat diperlukan agar selama pelaksanaan pengibaran bendera tidak mengalami kendala dan berjalan lancar.

Hanya saja, saat prosesi mencium bendera dengan kondisi lampu dimatikan, Salvadena mengaku terharu dan bangga. Karena dari ribuan peserta yang ikut seleksi, hanya terjaring 72 sebagai peserta Paskibraka Kabuapten Nganjuk. Selain itu, dia juga dapat menunjukkan keberhasilannya di hadapan orang tuanya, yang saat itu diundang untuk mengikuti upacara pengukuhan peserta Paskibraka.

Upacara pengukuhan peserta Paskibraka diakhiri dengan ucapan selamat oleh Pj, Bupati Nganjuk Sudjono, diikuti seluruh anggota Forkompinda, OPD Kabupaten Nganjuk, guru dan Wali Murid.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *