Berita Utama Lintas Daerah News

Ditinggal Lihat Tujuhbelasan, Rumah Warga Jatikalen Ludes Terbakar

NGANJUK – – Kebakaran hebat kembali terjadi di Nganjuk, Jawa Timur. Sebuah rumah milik Seger, warga Rw.04, RT.10, Desa/Kecamatan Jatikalen, ludes terbakar. Diduga, kebakaran terjadi akibat korsleting arus pendek.

Menurut Heru, tetangga korban,  kebakaran terjadi saat si pemilik rumah beserta seluruh keluarganya tidak berada di tempat. Saat kejadian, pemilik rumah sedang melihat acara tujuhbelasan, tidak jauh dari rumahnya.

Dia mengetahui, bila bangunan rumah berbahan kayu jati dan sebagian sudah ditembok itu terbakar, ketika mendengar ada orang teriak-teriak, “kebakaran, kebakaran”. Begitu dilihat, ternyata rumah Seger sendiri yang ludes dilalap Si Jago Merah itu.

“Tampaknya api berasal dari dalam rumah. Karena angin terlalu kencang, sehingga api cepat menjalar kemana-mana, hingga membakar seluruh isi rumah,” terang Heru, di lokasi kebakaran, Jumat malam, 10 Agustus 2018, sekitar pukul 08.00 WIB.

Lanjut Heru, beruntung saat kejadian, seluruh pengguni rumah tidak berada di dalam. Mereka sedang melihat acara tujuhbelasan yang diselenggarakan oleh pihak desa. Sehingga, kebakaran hanya meluluh-lantakkan seisi rumah, dan tidak ada korban jiwa.

Setyana Duwi Harto, Kepala PMK Nganjuk menyampaikan, begitu mendapat laporan ada kebakaran, bersama tiga unit mobil PMK, beserta 14 personilnya langsung diterjunkan. Hanya, karena angin terlalu kencang, dan bangunan rumah, hampir seluruhnya berbahan dari kayu, kobaran api cepat membakar kemana-mana.

“Sebenarnya, begitu mendapat laporan, tim kami langsung berangkat. Namun, karena lokasi terlalu jauh, sekitar 60 menit, tim kami baru bisa sampai ke lokasi kejadian,” tegasnya.

Ditaksir, akibat kebakaran, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian materiil ratusan juta rupiah. Sedangkan, saat berita ini diunggah, kondisi api masih belum berhasil dijinakkan.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *