Berita Utama Ekonomi Lintas Daerah News Pertanian

Ekspor Bawang Merah Berdampak Harga Panen Raya Stabil

Pasar Sukomoro Kebanjiran Order Pedagang Luar Nganjuk

NGANJUK –– Panen raya bawang merah di Nganjuk, harga stabil. Tidak seperti musim panen raya sebelumnya, harga bawang merah selalu anjlok. Ini menyusul kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia telah mengekspor ribuan ton bawang merah produk Berbes ke berbagai Negara. Sehingga imbasnya sampai ke petani bawang merah di Nganjuk, pada musim panen raya kali ini, harga bawang merah di tingkat petani dan pasar sentra bawang merah Sukomoro terbilang bagus, berada di kisaran Rp 10 ribu lebih per kilogramnya. Karena, banyak pedagang dari luar kota Nganjuk berdatangan untuk memborong bawang merah di Pasar Sukomoro.

Pantauan anjukzone.com di tingkat pedagang Pasar Sukomoro, untuk harga bawang merah jenis Tailand dijual dengan harga Rp13 ribu per kilogramnya. Sedangkan untuk kualitas rendah, kecil dan sortiran masih di harga Rp 8 ribu per kilogramnya. Sedangkan untuk bawang merah kupas masih di Rp 9 ribu per kilogramnya.

“Sekarang ini musim panen raya, sehingga stok di pasar Sukomoro berlimpah, tapi banyak pedagang dari luar Nganjuk yang memborong hingga berton-ton,” ujar Suwarni, salah satu pedagang bawang merah ditemui di Pasar Sukomoro, Jumat, 03 Agustus 2018.

Para pedagang sendiri mengetahui, stabilitas harga bawang merah di Nganjuk akibat dari kebijakan Menteri Pertanian Arman Sulaiman menampung hasil petani untuk diekspor ke sejumlah Negara. Sehingga, para pedagang yang datang memborong bawang merah tidak hanya dari local Nganjuk, melainkan dari sejumlah daerah, seperti Malang, Probolinggo, Berbes, Pati, dan lain-lain.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *