Berita Utama Hukum Kriminal Nasional News Politik Tokoh

Ada Kedekatan Kakak Cak Imim dengan Eks-Bupati Nganjuk?

JAKARTA –– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya berhasil mendatangkan Abdul Halim Iskandar, untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman.  Kakak kandung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tersebut memenuhi panggilan penyidik di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa 31 Juli 2018.

Usai pemeriksaan, Halim mengaku kenal dengan mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Dia pun tak mengelak telah kerap bertemu mantan Bupati Nganjuk. Namum menurut Ketua DPW PKB Jawa Timur itu, perkenalan dan pertemuannya dengan Taufiqurrahman hanya sebatas kaitannya sebagai pengurus partai.

“Dia (Taufiqurrahman, red) kan orang Jombang. Dia aktif di Golkar waktu itu, saya aktif di PKB. Kenal sebagai pengurus partai,” ujar Abdul Halim di depan lobi Gedung KPK usai ditanya penyidik soal kedekatannya dengan mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman.

Taufiqurrahman adalah terpidana perkara suap jual beli jabatan yang divonis 7 tahun dan denda sebesar Rp 350 juta. Hak politiknya pun dicabut. Taufiqurrahman terbukti menerima suap Rp 298 juta. Ia ditangkap saat OTT pada Oktober 2017 lalu.

Kemudian KPK melakukan pengembangan kasus dan ia kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara gratifikasi dan tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) semasa menjabat sebagai Bupati Nganjuk. Untuk proses hokum kedua ini, KPK juga telah memintai keterangan puluhan saksi, termasuk sejumlah anggota DPRD Nganjuk, OPD, serta pengusaha.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *