Budaya Entertainment Lintas Daerah News

Sambut PTG Pangkakan SMPN 3 Nganjuk Nobatkan Bagong Jadi Raja Tirta Kadasar

NGANJUK-ANJUKZONE – Menyambut Penerimaan Tamu Gudep (PTG ) 01.089- 01.090 pangkakan SMPN 3 Nganjuk dan penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2018/2019, SMPN 3 Nganjuk menggelar pertunjukan wayang kulit, Sabtu malam, 28 Juli 2018. Pertunjukan wayang kulit masuk sekolah dengan dalang Ki Raden Lutfi Badaralam, S.Sn dari Nganjuk, mengambil lakon “Bagong Dadi Ratu” (Bagong jadi Raja). 

Pergelaran wayang masuk sekolah bekerjasama dengan Dinas Parporabud Kabupaten Nganjuk juga dimeriahkan pertunjukan baris kreasi siswa-siswi SMPN 3 Nganjuk sendiri dan Tari Maheswara Swatantra Anjukladang.

Kepala SMPN 3 Nganjuk Eddy Suntoro, S. Pd., M. Pd sengaja menggelar pertunjukan wayang kulit bagi peserta didiknya. Menurutnya, wayang kulit merupakan media pembelajaran yang baik guna menanamkan pendidikan karakter.

“Dengan pertunjukan wayang kulit, anak-anak bisa belajar dari karakter tokoh wayang yang dimainkan sang dalang,”, terangnya saat memberikan sambutan.
Hadir dalam pertunjukan wayang masuk sekolah adalah Wakil Bupati Nganjuk terpilih Marhaen Jumadi, Pj. Bupati Nganjuk Drs. Sudjono, Kadis Parporabud, Drs. Supiyanto, MM, Plt. Kadis Pendidikan /Kadis Kominfo Drs. H. Gondo Hariyono, M. Si., Kepala SMP se Kabupaten Nganjuk, serta dewan guru dan pelajar SMPN3 Nganjuk.
Drs. Supiyanto, MM, Kadis Parporabud Kabupaten Nganjuk menyampaikan, program wayang masuk sekolah diselenggarakan tiap tahun dengan lokasi berbeda. Bahkan dalam setahun, lebih dari lima kali pertunjukan wayang masuk sekolah dengan dalang asli dari Nganjuk.
“Sudah menjadi program pemerintah daerah Nganjuk wayang masuk sekolah. Semata-mata untuk memperkenalkan budaya Jawa kepada pelajar, disamping nguri-uri seni tradisional,” jelas Supiyanto.
Kesempatan yang sama, Pj Bupati Nganjuk Sudjono mengapresiasi pertunjukan wayang masuk sekolah yang digagas oleh Dinas Parporabud Nganjuk. Selain dapat memberikan tontonan kepada generasi muda, wayang kulit juga dapat menjadi tuntunan yang baik.
“Kami menyambut baik program wayang masuk sekolah yang sudah lama berjalan ini. Bisa dipertahankan dan dikembangkan,” kata Pj Bupati Nganjuk yang gemar gending-gending Jawa ini.
Menariknya, wayang kulit yang digelar di halaman SMPN 3 Nganjuk malam itu, rata-rata dimainkan oleh anak-anak, termasuk para niyaga dan waranggana-nya.
Reporter : Sukadi
Editor : Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *