Berita Utama

Mantan Cabup Cawabup, Hanya Mbak Desy Penuhi Undangan KPU Nganjuk

NGANJUK –– Di antara pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk yang gagal di Pilkada Nganjuk 2018, hanya Mbak Desy yang memenuhi undangan KPUD Nganjuk pada rapat pleno penetapan Novi – Marhaen jadi bupati dan Wakil Bupati Nganjuk di ruang rapat Candi Lor, Rabu 25 Juli 2018.

Mbak Desy yang memiliki nama lengkap Desy Natalia Widya tampak tegar menghampiri rival-nya Novi – Marhaen pada Pilkada 27 Juli 2018 lalu. Mbak Desy datang sendirian tanpa didampingi Gus Inul, mantan calon wakil bupatinya. Begitu datang, menuju ruang rapat Candi Lor, Mbak Desy langsung disambut hangat oleh komisioner KPUD dan Panwaslu Nganjuk. Beberapa tamu undangan lain pun bergegas menyalami mantan calon Bupati Nganjuk yang kini mulai aktif merapatkan barisan untuk pencalegan dirinya di DPRD Provinsi Jawa Timur ini. Mbak Desy pun juga mengimbangi, menyalami siapa saja yang ditemui dalam ruang rapat Candi Lor. 

Memang sudah menjadi tekatnya, untuk mengabdikan hidupnya bagi masyarakat Nganjuk, tidak harus menjadi bupati. Masih banyak celah agar cita-citanya ikut mensejahterakan masyarakat Nganjuk. Salah satunya menjadi wakil rakyat di DPRD Provinsi Jawa Timur lewat Partai Hanura.

“Dalam pilkada pasti ada yang kalah dan ada yang menang. Semua harus legawa menerima kekalahan. Juga yang menang jangan arogan, jangan adigang adigung mumpung berkuasa,” ujar mantan calon bupati yang kini nyaleg di daerah pemilihan (dapil) XI, Kabupaten Nganjuk dan Kebupaten/Kota Madiun.
Saat memenuhi undangan KPUD Nganjuk, Mbak Desy juga mengikuti kegiatan dari awal hingga usai.
Reporter :Sukadi
Editor : Yuniar N

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *