Berita Utama Ekonomi Lintas Daerah News

Takut Gaji Tak Dibayar Outsourcer Tol Lapor Disnaker

NGANJUK –– Kuatir gaji tidak dibayar, puluhan pekerja jalan tol Kertosono – Wilangan wadul ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Timur Perwakilan Kabupaten Nganjuk, di Jalan Kapten Kasihin, Kelurahan Cangkringan, Nganjuk.

Gara-gara mendapat informasi yang belum pasti, tentang sistem penggajian, puluhan tenaga kerja kontrak PT. Karya Sinar Emas (KSE) mendatangi Kantor Pengawasan Ketenagakerjaan Disnaker Provinsi Jawa Timur yang ditempatkan di Kabupaten Nganjuk. Para pekerja outsourcing tersebut mengadukan nasibnya, agar pihak pengawasan ketenagakerjaan bersedia menjembatani antara para pekerja dengan pihak PT KSE yang memperkejakan, untuk membayar gaji selama satu bulan penuh. Pasalnya, informasi yang diterima para pekerja kontrak yang diperkerjakan oleh PT KSE kepada PT China Road and Bridge Coorporation (CRBC) untuk pembangunan jalan tol tersebut tidak dibayar penuh.

“Informasinya hanya akan dibayar harian selama 13 hari. Padahal, berdasarkan kontrak, para pekerja yang rata-rata bekerja di bagian survey tersebut berstatus sebagai pekerja bulanan,” terang Santoso, salah satu pekerja survey.

Menurut Santoso, bersama puluhan tenaga kerja lain sengaja mendatangi kantor perwakilan pengawasan ketenagakerjaan di Nganjuk terkait masalah sistem penggajian yang belum dibayarkan oleh pihak perusahaan. Informasi yang diterima, rencananya gaji hanya diterima tidak penuh satu bulan.

Boy, perwakilan manajemen PT. KSE membantah bila gaji para pekerja kontrak tidak dibayarkan penuh selama satu bulan. Justru, kedatangannya diundang pihak perwakilan pengawasan ketenagakerjaan di Nganjuk agar hak-hak para pekerja segera dibayarkan.

Adi Darwanto, bagian pengawasan ketenagakerjaan Disnaker Prov Jawa Timur di Nganjuk menyampaikan, pihak pekerja kontrak PT KSE mendatangi kantornya, lantaran mengadukan masalah gaji yang belum dibayarkan. Mereka kuatir gajinya hanya diberikan 13 hari, namun pihak PT KSE akan memenuhi sehari setelah pengaduan. Hanya, pihaknya tidak dapat memastikan gaji dibayarkan penuh atau hanya sebagian. Lantaran, permasalahan ini muncul setelah pihak PT CRBC belum menstrafer uang gaji seluruhnya.

“Kalau pihak PT KSE tidak memenuhi sebagaimana tuntutan para pekerja kontrak, pihak kami akan menindaklanjuti ke  Dinas Tenaga Kerja Provinsi,” terang Adi.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *