Berita Utama Bisnis Ekonomi Lintas Daerah News UMKM

Cuaca Buruk Nelayan Pacitan Gagal Melaut

PACITAN –– Akibat cuaca buruk yang terjadi di perairan pantai Selatan Jawa, memaksa ratusan nelayan di Pacitan berhenti melaut. Mereka terpaksa mamarkir sementara kapalnya selama beberapa hari kedepan sambil menunggu cuaca mendukung untuk melaut.

Akibat cuaca buruk yang melanda perairan Selatan Samudera Hindia, ratusan nelayan Pantai Tamperan hanya mengsi waktu dengan memperbaiki jarring yang rusak.

Tarmuji, salah satu nelayan menyampaikan, para nelayan memilih meyandarkan kapal mereka karena ketinggian ombak di Samudera Hindia mencapai tiga meter. Nelayan yang sudah terlanjur berlayar, sering terjebak cuaca buruk sampai 3 tiga hari terombang-ambing di tengah laut. Jika dipaksakan menebar jaring saat gelombang tinggi bisa membahayakan nelayan.

“Sebenarnya saat ini musim ikan Cakalan dan Tongkol, namun tangkapan ikan turun drastis. Jika kondisi normal bisa membawa pulang enam ton, kini sekali melaut, paling banter hanya tiga ton saja,” keluh Tarmuji.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Dianita Agustinawati menyebut, angin kencang kali ini merupakan siklus tahunan, yakni imbas anomali  tekanan udara di dataran Asia dan Australia. Angin dengan kecepatan 15 hingga 24 km jam.

“Angin kencang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi di perairan Pacitan. Warga supaya berhati-hati adanya potensi pohon tumbang,” ujar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan

Semenetara itu, cuaca buruk ditandai angin kencang dan gelombang hingga setinggi 3 meter.

“Diperkirakan baru akan mulai mereda memasuki bulan Maret nanti,” pungkasnya.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *