Berita Utama Lintas Daerah News Politik

Real Count Paslon Novi – Marhen Unggul 54,73 Persen

Tim Hanung – Bima Wacanakan Gugatan

NGANJUK –– Kesadaran untuk menentukan pemimpin daerah relatif meningkat. Di Kabupaten Nganjuk tingkat kehadiran pemilih mencapai 69,14 persen.

Untuk pilbup sendiri, tingkat partisipasi di Kabupaten Nganjuk juga mengalami kenaikan mencapai sekitar 6 persen dibanding pilbup 2012 yang hanya mencapai 63,3 persen.

Ketua KPUD Kabupaten Nganjuk, Agus Rahman Hakim menyampaikan, sesuai target nasional 77,5 persen. Artinya pilkada 2018 ini dituntut ada kenaikan partisipasi hampir 15 persen. dibanding pilkada periode sebelumnya.

Kendati belum dapat mencapai target nasional, setidaknya pada pilkada 2018 ini telah terjadi kenaikan dibanding pilkada 2012 silam.

Data tersebut didapat setelah rapat pleno terbuka hasil rekapitulasi suara dari setiap kecamatan di tingkat kabupaten pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nganjuk, di Gedung Pu Sindok, Jalan Diponegoro Nganjuk, Rabu 04 Junli 2018.

Dari hasil rekapitulasi Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, paslon Novi – Marhaen memperoleh 303.195 suara atau 54,73 persen suara, paslon Hanung – Bima memperoleh , 194.310 suara atau 35,07 persen, dan paslon Desy – Yakin memperoleh, 56.515 suara atau 10,20 persen.

Sedangkan jumlah seluruh suara sah sebanyak 94,42 persen dan jumlah suara tidak sah sebanyak 5,58 persen dengan jumlah kehadiran sebanyak 586.748 dari 848.657 jumlah yang terdapat dalam daftar pemilih tetap atau mencapai 69,14 persen.

Dengan demikian, KPUD Nganjuk menetapkan paslon Novi – Marhaen nomor urut satu unggul dalam pilkada 2018 di antara dua paslon lain.

Menyikapi hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Nganjuk, Sekretaris Tim Pemenangan Hanung – Bima, Bambang Harjunadi menyampaikan, proses rekapitulasi berjalan lancar. Ttidak terdapat angka-angka yang perlu dipermasalahkan. Untuk itu, pihaknya mengakui kekalahan pada paslon Hanung – Bima.

Kendati demikian, bersama tim pemenangan Hanung – Bima telah mewacanakan gugatan terhadap paslon satu adanya kecurangan selama proses pilkada. Bahkan laporan yang telah dilaporkan ke panwaslu ada kemungkinan merembet ke tingkat Mahkamah Konstitusi.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *