Berita Utama Hukum Kriminal Lintas Daerah News Politik

Buntut Oknum Dewan Selingkuhi Bidan, BK DPRD Nganjuk Belum Bertindak

NGANJUK –– Setelah memergoki istrinya (N) diselingkuhi oleh oknum anggota DPRD Nganjuk (Bsr), Selasa sore, 03 Juli 2018, Saifudin warga kompleks perumahan Jalan Wilis, Kelurahan Kramat, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk mengancam meneruskan kasusnya ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Nganjuk. Pria, suami N yang berprofesi sebagai kontraktor itu berharap banyak agar oknum anggota dewan yang telah telah lama menjalin asmara terhadap istrinya mendapat sanksi sesuai kode etik kedewanan dari BK DPRD Nganjuk.

Dwi Retno, salah satu anggota BK DPRD Nganjuk menyampaikan, hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan resmi adanya kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Nganjuk. Untuk itu, sebagai anggota BK, pihaknya belum dapat berbuat banyak untuk mengambil langkah hukum.

“Kami belum berani bertindak, sebelum ada laporan resmi,” ujar anggota DPRD Nganjuk asal Partai Golkar dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Rabu, 04 Juni 2018.

Kendati demikian, Dewi Retno telah mendengar kabar adanya salah satu oknum anggota DPRD Nganjuk yang terlibat kasus perselingkuhan dengan seorang bidan yang beralamat di Kelurahan Kramat, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

Selain mengancam lapor ke BK DPRD Nganjuk, Saifudin juga mengancam melaporkan Bsr ke Polres Nganjuk.

Sayang, hingga kini pihak Polres Nganjuk belum bisa dikonfirmasi adanya laporan kasus dugaan perselingkuhan antara oknum anggota  DPRD Nganjuk dengan seorang bidan N, warga kompleks perumahan Jalan Wilis,  Kelurahan Kramat, Selasa, 03 Juli 2018 kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Warga kompleks perumahan di Jalan Wilis, Kelurahan Kramat, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk gempar. Pemicunya adalah ulah oknum anggota DPRD Nganjuk bernama Bsr, yang terpergok bersama N, seorang bidan warga kompleks setempat.

Peristiwanya diawali ketika Syaifudin, suami N yang awalnya tidak berada di rumah, tiba-tiba pulang sekitar pukul 16.00 WIB sore. Saat itu, Syaifudin yang sehari-hari bekerja sebagai kontraktor itu berniat mengunjungi mertua dan istrinya

Begitu sampai di rumah, di saat yang bersamaan Bsr bersama N dan sempat dilihat oleh Syaifudin. Spontan oknum anggota dewan yang belakangan diketahui berasal dari Partai Gerindra itu berusaha kabur dengan cara melompat pagar, berlari menyusuri area sawah menuju perkampungan di Lingkungan Jarakan, Kelurahan Kramat.

Identitas Bsr sendiri dipastikan sebagai anggota DPRD Nganjuk saat dia diminta menunjukkan KTP di rumah ketua RT. Saat itu hadir pula aparat kepolisian dari Polsekta Nganjuk dan Polres Nganjuk.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *