Berita Utama Ekonomi Pertanian

Si Mungil Sawo Kecik, Buah Manis Kesukaan Putri Raja

Netralisir Kolesterol, Pengharum Keringat Alami, Aroma Tubuh, Nafas, dan Air Kencing

NGANJUK –– Sawo Kecik, biasa disebut “Sawo Becik”, “Sawo Jawa”, atau “Sawo Baik”, memang tidak begitu popular untuk dikonsumsi sebagai makanan buah. Buah yang dalam bahasa Inggris disebut “Caqui” atau “Manilkara” tersebut banyak tumbuh di daratan Indonesia, sebagai tanaman pelindung atau penghijauan. Padahal, selain fungsinya sebagai tanaman pelindung, buah Sawo Kecik memiliki manfaat sebagai tanaman buah yang enak dan manis rasanya bila sudah matang.

Berdasarkan penulusuran, Sawo Kecil berasal dari India. Kemudian menyebar ke beberapa Negara, seperti Burma, Thailan, Malaysia, Papua New Guinea, dan Timur Laut Australia, serta Indonesia.

Di Indonesia, Sawo Kecik bagi orang Jawa memiliki filosofi cukup tinggi. Sawo Kecik diidentikan dengan sebutan “Sawo Becik” atau “Sawo Baik”. Sehingga, bagi orang Jawa, biasa menanam pohon Sawo Kecik di pekarangan rumahnya agar member efek ‘baik’ bagi pemiliknya. Bahkan, di Yogyakarta, Sawo Kecil dijadikan pertanda bahwa orang yang di pekarangannya ditumbuhi pohon Sawo Kecik sebagai abdi dalem keraton.

Sawo Keci yang sudah matang (foto-sukadi)

Karakteristik pohon Sawo Kecik adalah tinggi lurus dan memiliki banyak cabang. Daunnya berbentuk oval dan mengelompok pada bagian ujung batang, permukaan bawah daun putih dan halus seperti beludru. Kuncup bunga berbentuk bulat telur; tangkai daun tidak menebal, panjang kelopak daun 7 mm. Tinggi batang pohon Sawo Kecik bisa mencapai 4 – 5 meter dari dasar tanah.

Buahnya berbentuk bulat telur atau bulat telur sungsang dan panjang 3-4 cm, lebih kecil disbanding sawo pada umumnya. Jika masih muda, warna kulitnya hijau kemudian berangsur-angsur menjadi coklat muda, orange, merah terang dan merah tua/kehitaman saat matang. Kulitnya sangat tipis dan mudah sekali terkelupas. Rasanya buahnya manis tapi jika belum matang terasa sedikit sepet.

Sawo Kecik berbuah pada bulan Juni – Oktober setiap tahunnya. Pohon Sawo Kecik sering ditanam sebagai pohon peneduh. Mampu tumbuh di daerah bertanah kurang subur, daerah pesisir (pantai) yang beriklim kering hingga daerah berketinggian sekitar 500 meter dpl. Pohon Sawo Kecik juga mampu berfungsi sebagai pohon perintis dan tanaman pemulih areal-areal yang kurang subur dan kritis.

Selain penghasil buah, batang Sawo Kecik juga banyak dipergunakan sebagai bahan bangunan, perabot rumah tangga, karya-karya seni seperti patung, dan ukiran, peralatan musik seperti rebana dan badan biola serta pohon ornament yang biasa ditanam di dekat kuil atau istana. Biji buah sawo kecik ini pun bisa dmanfaatkan untuk bermain bola bekel ataupun sebagai biji permainan congklak.

Manfaat Sawo Kecik bagi kesehatan, konon buah Sawo Kecik sangat disukai para putri kerajaan, karena bila dikonsumsi sebagai pengharum alami pada keringat, aroma tubuh, nafas, dan air kencing. Daunnya bermanfaat sebagai obat penurun kolesterol.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *