Berita Utama Hukum Kriminal News Politik

Berani Tegas Panwaslu Nganjuk Hebat!

Catat Tiga Dugaan Pelanggaran Money Politic dan Pengkondisian Paslon Satu

NGANJUK – ANJUKZONE – Ketegasan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Nganjuk teruji. Akankah lembaga penyelenggara pemilu ini berani bertindak tegas terhadap pelanggaran pemilu, atau justru sebaliknya, hanya sekadar menjadi lembaga mandul yang hanya menjadi penonton penyelenggaraan pilkada? Berikut beritanya!

Menjelang pelaksanaan pencoblosan, Panwaslu Kabupaten Nganjuk mencatat ada tiga pelanggaran Pilkada yang diduga kuat dilakukan oleh paslon bupati nomor urut satu,  Novi – Marhen. Dua diantaranya, pelanggaran berupa money politic, sedangkan satu lainnya pemberian parcel kepada sejumlah kades.

Dua pelanggaran dugaan money politic dialkukan malam hari menjelang pencoblosan. Sedangkan, satu lainnya berupa pengkondisian terhadap tiga kades, yang menerima sejumlah barang dari paslon nomor urut satu, beberapa minggu menjelang pencoblosan.

Tercatat, ketiga kades masing-masing, Untung Kades Ngetos, Kecamatan Ngetos, Gunawan Kades Blongko, Kecamatan Ngetos, dan Yatemo Kades Klodan, Kecamatan Ngetos.

Locus pelanggaran dugaan money politic terjadi di Perumnas Candirejo, Kecamatan Loceret, dan di Desa Bodor, Kecamatan Pace.

Di Perumnas Candirejo, timses yang mengaku dari paslon nomor urut satu telah menyebarkan uang kepada warga berupa uang pecahan Rp 10 ribu-an senilai Rp 30 ribu. Sedangkan di Desa Bodor, Kecamatan Pace, uang yang disebarkan senilai Rp 80 ribu dan Rp 50 ribu.

Kasus dugaan money politic hingga kini masih dalam penanganan intensif pihak Panwaslu Kabupaten Nganjuk.

“Untuk yang kasus dugaan pengkondisian para kades, pihak panwas bersama penegak hukum terpadu (Gakumdu,red), memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus tersebut karena bukti tidak kuat,” terang Abdul Aziz, anggota Panwaslu Nganjuk.

Menurut Azis, dua kasus money politic yang ditangani  merupakan hasil laporan dari warga ke panwas langsung. Sementara, kasus dugaan pengkondisian para kades dilaporkan oleh Kuasa Hukum dari paslon nomor urut dua, Hanung – Bima.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *