Berita Utama Hukum Kriminal Lintas Daerah News

Gerak Cepat Polisi dan TNI Pasca Pembakaran Bendera Ormas di Nganjuk

NGANJUK –– Masyarakat Nganjuk ramai membicarakan insiden tawuran,  disertai pencabutan dan pembakaran bendera organisasi massa (ormas).

Peristiwanya terjadi di Desa Batembat, Kecamatan Pace, yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda.

Linimasa media sosial warga Nganjuk pun ikut heboh, disertai dengan unggahan foto dan video seputar kejadian.

Belum diketahui motif atau pemicu awal insiden tersebut. Namun, perisitiwanya terjadi bersamaan dengan kegiatan istighotsah dan halal-bihalal perguruan silat NU yang digelar di Desa Batembat, Kecamatan Pace hari itu.

Aparat kepolisian bersama TNI pun bergerak cepat untuk mengendalikan situasi.

Berikut ini langkah-langkah yang dilakukan polisi dan TNI sejak kejadian, yang disajikan dalam bentuk infografis oleh tim Humas Polres Nganjuk : 1) Langkah hukum, satreskrim polres nganjuk bertindak cepat memeriksa secara intensif saksi-saksi terkait kejadian pencabutan dan pembakaran bendera NU, yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (24/06/2018). 2) Kapolres berkoordinasi dengan Dandim 0810 Nganjuk dan PJU Polres Nganjuk untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah Pace pasca insiden pencabutan dan pembakaran bendera NU oleh orang tidak dikenal (24/06/2018). Anggota Subbag Humas Polres Nganjuk memberikan klarifikasi kepada media cetak dan televise terkait rumor-rumor yang simpang siur beredari di media social. Ada empat rumor yang beredar, diantaranya pencabutan bendera NU benar, pembakaran bendera NU benar, perusakan panggung istighotsah tidak benar, dan terjadi korban tidak benar(24/06/2018). Terkait perusakan panggung istighotsah dan Halal Bi-Halal Pencak Silat Nahdlatul Ulama (NU) Pagar Nusa di Desa Mbatembat, Kecamatan Pace dirusak sekelompok orang itu tidak benar. Acara berjalan kondusif dari awal hingga selesai. Foto diambil oleh petugas Pam sekira pukul 22.30 WIB.(24/06/2018). Waka Polres Nganjuk Kompol Toni Sarjaka, S.I.K. mengambil apel 1 peleton siaga Sabhara pasca insiden pembakaran dan pencabutan bendera NU oleh orang tidak dikenal guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan (24/06/2018).

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *