Berita Berita Utama Edukasi Lintas Daerah News

33 Tahun Kembali Bertemu Kawan Seangkatan

Begini Cerita Reuni Alumnus SMASA 85

NGANJUK –– Momen lebaran banyak dimanfaatkan untuk menyambung silaturahmi keluarga, kawan lama , teman semasa sekolah atau kuliah dulu. Seperti dilakukan beberapa alumni siswa SMA Negeri 1 Nganjuk tahun 1985 ini. Puluhan alumnus yang sudah 30 tahun lebih, baru tersambung tali silaturahmi dalam sebuah acara temu kangen di salah satu rumah makan di Nganjuk, Senin, 18 Juni 2018. Mereka datang dari berbagai jurusan.

Lebih dari 30 tahun, bukan waktu yang singkat untuk memulai memori ingatan yang sudah lama terpendam. Rentang waktu yang cukup lama, tidak mudah untuk mengingat satu per satu wajah yang sudah mengalami perubahan. Baik tingkah laku maupun penampilan. Tidak terlihat lagi wajah yang lugas dan bersahaja seperti sama-sama di bangku sekolah dulu.

Mereka datang dari berbagai daerah, luar kota Nganjuk hanya semata-mata untuk bertemua kawan lama.

Rasa melepas kangen, terlihat saat mereka saling bertemu setelah beberapa saat berusaha mengingat wajah temannya yang sudah sudah berubah. Keakraban, langsung timbul ketika memori ingatannya mulai tersambung dan teringat wajah temannya. Suasana keakraban pun langsung pecah dan menyatu seperti semasih sama-sama sekolah dulu.

Kenangan alumnus smasa 85 dalam temu kangen 33 tahun (foto-sukadi)

Musriani, selepas SMA meninggalkan kampung halamannya dan menetap dan berkeluarga di Malang, Jawa Timur. Penuh perjuangan, alumnus dari jurusan IPS ini untuk bisa bertemua kawan lamanya. Dia harus menyelesaikan dulu semua urusannya untuk bisa bertemu teman seangkatan di Nganjuk.

“Tidak membayangkan bisa kembali bertemu teman-teman lama, sepertinya masih muda seperti waktu SMA dulu,” ujarnya.

Sama halnya, Eko Santoso, jauh-jauh dari Papua Irian Jaya, pulang kampung hanya untuk memenuhi undangan dari alumnus seangkatannya. Pria jurusan IPA ini harus berjuang keras dan dibutuhkan persiapan tersendiri untuk meninggalkan tempat kerjanya di Papua Irian Jaya menuju kampung halamannya di Nganjuk.

“Kenangan bertemu kawan lama sebuah inspirasi tersendiri. Dapat membangkitkan semangat hidupnya kembali seperti semasih SMA dulu,” tukasnya.

Menurutnya, masa-masa sekolah memang memiliki energy kuat untuk membangkitkan semangat hidup.

Reporter:Sukadi

Editor: yuniar N.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *