Berita Utama Bisnis Ekonomi UMKM

Segarnya Sirup Bunga Mawar Sawahan Bikin Penasaran

NGANJUK –– Jika anda hendak berwisata ke air terjun Sedudo, yang berlokasi di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, jangan sia-siakan untuk mencicipi minuman khas kreasi warga lereng Gunung Wilis, yakni sari bunga mawar. Selain harum aromanya, juga nikmat sebagai minuman.

Seiring dengan harganya yang sering anjlok, bunga mawar ternyata tak hanya bisa dijadikan bunga penghias halaman rumah saja, namun juga bisa dibuat minuman segar yang sekaligus menyehatkan. Cukup merogoh kocek Rp 2 ribu, segelas minuman segar bunga Mawar dapat dinikmati.

Penasaran…!! Berikut proses mengolah bunga mawar menjadi minuman segar dan menyehatkan!

Proses pembuatan sirup bunga Mawar, minuman khas Sawahan , Nganjuk (foto-bagus)

Bagi kebanyakan orang bunga mawar hanya dijadikan bunga penghias taman atau halaman rumah yang kosong. Demikian juga dengan warga di lereng Gunung Wili,  Desa Ngliman ini. Bunga mawar selama ini hanya ditanam warga di sawah dan dipanen untuk dijual saat musim ziarah ke makam.

Jika musim ziarah sudah berlalu, harga bunga mawar biasanya anjlok sehingga sering dibuang begitu saja oleh warga.

Menurut Wahyuni, petani sekaligus penggiat minuman sirup bunga Mawar menyampaikan. Berbekal pelatihan yang pernah mereka ikuti dari Dinas Ketahanan Pangan di Malang beberapa waktu lalu, warga kemudian berinisiatif mengolah bunga mawar menjadi minuman segar dan sirup.

Cara membuat minuman segar dari bunga mawar ini ternyata juga sangat mudah. Pertama, ambil bagian kelopak bunga dan pisahkan dari tangkainya. Setelah dicuci bersih, rebus bunga mawar tersebut selama 30 menit atau hingga warna merahnya berubah menjadi putih.

Setelah ditiriskan, ambil bagian airnya yang sudah berwarna merah dan rebus ulang selama 30 menit. Jika sudah mendidih, masukkan gula secukupnya.

Dalam kondisi panas, langsung kemas sari bunga mawar tersebut agar tidak tercampur bakteri. “Bila ingin langsung diminum, minuman segar dari bunga mawar ini juga bisa disajikan dalam kondisi hangat maupun dingin,” terang Wahyuni.

Lantas bagaimana bila hendak dibuat dalam bentuk sirup!

Jika ingin membuat sirup, kita hanya tinggal menambahkan kelopak bunganya saja agar lebih kental. Sama dengan bunga Rosela atau bunga bahan sirup lainnya. Rasa minuman dari bunga mawar ini sangat nikmat dan menyegarkan.

Tak hanya itu saja, bagi Anda para wanita, berdasarkan literatur, minuman dari sari bunga mawar ini juga berkhasiat untuk menjaga kecantikan kulit.

Karena keterbatasan modal, selama ini para petani bunga mawar di lereng Gunung Wilis hanya memasarkan minuman sari bunga mawar di wilayah Kecamatan Sawahan saja atau dijual untuk oleh-oleh para wisatawan yang kebetulan berkunjung ke obyek wisata air terjun Sedudo.

Kendati demikian, warga mengaku, dengan diolah menjadi minuman segar, mereka bisa meraup keuntungan berlimpah meski harga bunga mawar sedang anjlok. Sebagai perbandingan, saat musim ziarah ke makam, harga bunga mawar hasil panen petani biasanya dapat dijual hingga 100 ribu rupiah perkilogram.

“Tapi kalau sudah tidak musim ziarah, harga bunga mawar biasanya anjlok tinggal Rp 2 ribu saja. Setelah diolah menjadi minuman segar seperti ini, petani masih mendapat keuntungan per kilogramnya rata-rata Rp 50 ribu,” tegasnya.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *