Berita Utama Lintas Daerah News

Nganjuk Terjadi Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran 

NGANJUK –– aus mudik pada H-4 lebaran di jalur lintas provinsi di Nganjuk terpantau ada peningkatan volume kendaraan. Peningkatan mencapai sekitar 400 persen dibanding hari biasa. Bila hari biasanya volume kendaraan hanya 100 kendaraan perjamnya, pada arus mudik H-4 ini mencapai 500 hingga 700 kendaraan perjamnya.

Meski terlihat lancar dan tidak ada kemacetan, namun terlihat ada kepadatan jumlah kendaraan pada arus mudik H-4 malam ini. Hal itu terlihat pada gambar udara di jalur perbatasan antara kecamatan Wilangan menuju Saradan kecamatan Madiun yang mengarah ke Jawa Tengah.

Terlihat jumlah kendaraan meningkat dibanding hari biasanya. Bila pada hari biasa jumlah kendaraan sekitar 100 hingga 150 perjamnya, kini kendaraan yang melintas pada H-4 malam ini mencapai 600 hingga 700 kendaraan perjamnya.

Padahal pada H-5 kemarin kendaraan terpantau sebanyak 500 kendaraan yang melintas perjamnya. Sementara kendaraan banyak didominasi oleh kendaraan roda empat pribadi, dan masih banyaknya truk yang melintas.

Daniel Ega, pemudik asal Jawa Tengah menyampaikan, peningkatan ini dipicu karena warga memilih mudik pada H-4 untuk menghindari kemacetan pada hari H medekati lebaran. Serta banyaknya pengendara yang masih memilih jalur biasa daripada melewati tol pada malam hari.

“Kendaraan agak padat tapi lancer, tidak ada kemacetan,” terang pemudik arah Jombang, Selasa malam, 11 Juni 2018.

Hanya Daniel lebih memilih jalur arteri ketimbang jalur tol. Pasalnya, dia belum mengetahui prosedur melewati jalan told an tidak mengetahui jalur-jalur yang harus dilewati.

“Karena tidak tahu syarat-syarat yang harus digunakan untuk lewat jkalan tol,” tegasnya.

Meski terpantau lancar, pihak polisi menghimbau agar selalu waspada terutama pada setiap perlintasan rel kereta api di kawasan Bagor dan Awar-awar kecamatan Wilangan Nganjuk.

“Karena didua perlintasan rel ini, selalu ada penumpukan kedaraan yang cukup panjang, karena menunggu kereta api melintas setiap 30 menit sekali,” ucap Ipda Jajuli, perwira pengendali pos pantau rel KA Bagor.

Diperkirakan setiap harinya akan selalu ada penngkatan volume kendaraan arus mudik, dan puncak arus mudidk diprediksi terjadi pada H-1 dan H+ 1 lebaran.

Reporter : Sukadi

Editor: Yunuar N.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *