Berita Utama Bisnis Ekonomi Lintas Daerah News

Hiswana Migas Kediri Sempat Khawatir Gas Elpiji Langka

NGANJUK –– Isu kelangkaan gas elpiji dalam kemasan tabung 3 kilogram sempat membuat Himpunan Wiras­wasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) di daerah eks-Karesidenan Kediri khawatir. Menjelang lebaran tahun ini, pihaknya langsung meninjau sejumlah lokasi penjualan tabung gas elpiji bersubsidi tersebut. Hasilnya, kondisi di lapangan, justru sebaliknya, stock tabung gas elpiji kemasan 3 kilogram masih aman.

Hiswana Migas Daerah Operasi (Daop) V Kediri menjamin bahwa stock elpiji di wilayah kerjanya dipastikan aman. Terlebih lagi, selama bulan Ramadhan maupun menjelang hari raya Idul Fitri nanti.

Ketua Hiswana Migas Daop V Kediri David Tompo Iswahyudi mengakui jika beberapa waktu lalu sempat terjadi kelangkaan elpigi kemasan 3 kilogram di wilayah kerjanya. Yakni, Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung. Lantaran, di dua kabupaten tersebut telah terjadi lonjakan permintaan dari para pengusaha kue lebaran.

“Karena di Trenggalek dan Tulungagung saat itu terjadi lonjakan permintaan gas elpiji kemasan tiga kilogram, karena di sana banyak pembuat kue lebaran yang membutuhkan,” teranga David, Senin, 04 Juni 2018.

Hanya, kelangkaan tabung gas elpiji di dua kabupaten tersebut tidak berlangsung lama. Lantaran, pihak Daop V Kediri langsung mengkondisikan hingga distribusi tabung gas elpiji berangsur normal.

Untuk itu, Hiswana Migas terus melakukan monitoring dengan melibatkan para coordinator daerah (korda) tiap wilayah. “Khusus wilayah Kediri, dijamin tidak ada kelangkaan,” tegasnya.

Bahkan Hiswana Migas sendiri telah mengantisipasi timbulnya kelangkaan dengan menambah quota dropping gas elpiji kemasan 3 kilogram ke seluruh wilayah eks-karesidenan Kediri, meliputi Kabupaten/ kota Blitar, Kabupaten/kota Kediri, Nganjuk, Trenggalek, dan Tulungagung.

Untuk dropping tiap bulannya terhitung awal Ramadhan lalu, Kabupaten  Blitar 870 ribu tabung, Kediri 1,3 juta tabung, Nganjuk 794 ribu tabung, Trenggalek 425 ribu tabung, Tulungagung 897 ribu tabung, Kota Blitar 155 ribu tabung, dan Kota Kediri 360 ribu tabung.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *