Berita Utama Lintas Daerah News

Eks Galiar Liar Makan Korban

Pelajar Tewas Tenggelam saat Mancing

NGANJUK –– Mulai terbukti, praktik penambangan liar katagori “C” membawa dampak menyengsarakan bagi warga. Salah satunya eks penambangan liar di Dusun Pilangbangu, Desa Girirejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur memakan korban. Seorang pelajar asal Desa Ngumpul, Kecamatan Bagor tewas tenggelam ke dalam bekas galian, Jumat siang, 18 Mei 2018.

Ulum Zaki, salah satu teman korban mengatakan, saat itu ada sepuluh orang datang untuk memancing di kubangan bekas tambang milik Haji Sulkan. Ari Wibowo, (16) salah satu temannya bermaksud mancing dengan cara berendam dalam kubangan. Namun naas, air kubangan terlalu dalam sehingga korban langsung tenggelam karena tidak dapat berenang.

Mengetahui kejadian tersebut, Ulum bersama teman-temannya hanya bisa panik, tidak dapat menyelamatkan temannya yang tenggelam.

“Kami akhirnya teriak-teriak minta tolong warga terdekat, tapi kondisi teman kami sudah tidak dapat diselamatkan,” terang Ulum Zaki di lokasi kejadian.

Sekitar 60 menit kemudian, bantuan datang dari BPBD Nganjuk, TNI, dan Polri dibantu warga sekitar ikut mencari jasad korban. Akhirnya korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, sekitar pukul 13.50 WIB.

Sekadar diketahui, di lokasi tempat pelajar tenggelam merupakan bekas galian liar milik Haji Sulkan. Hanya, setelah digali, oleh penambang dibiarkan rusak begitu saja. Terjadi lubang-lubang menganga cukup banyak dan dalam. Sehingga, ketika musim hujan, lubang-lubang berubah menjadi kubangan, dengan airnya cukup dalam. Tak heran, kondisi eks galian liar tersebut mengancam keselamatan warga, terutama anak-anak.

Kendati demikian, belum ada perhatian serius dari aparat untuk ditertibkan.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *