Berita Utama News Politik

Blusukan Pasar Rejoso Mbak Desy Langsung Booming

Warga Nyatakan Dukungan hingga Curhat Masalah Pasar Banjir

NGANJUK– Bukan Mbak Desy kalau tidak bisa memikat hati calon pemilihnya. Calon Bupati (cabup) Nganjuk, pemilik nama lengkap Desy Natalia Widya ini selalu menyedot perhatian warga pendukung yang didatangi. Seperti dilakukan saat blusukan ke pasar-pasar tradisional di sejumlah wilayah di Nganjuk, calon bupati Nganjuk nomor urut tiga ini langsung disambut antusias oleh warga. Bukan hanya sambutan hampa, mereka dengan terang-terangan mendukung dan menyatakan memilih nomor tiga pada pemilihan bupati Nganjuk 27 Juni 2018 mendatang.

Kali ini, cabup yang dikenal oleh pendukungnya sebagai calon pemimpin Nganjuk yang cerdas, peduli dan cepat tanggap kondisi, serta banyak ide-ide cemerlang demi kemajuan Kabupaten Nganjuk, mendatangi pasar tradisional Rejoso, Rabu, 16 Mei 2018.

Mbak Desy kunjungi lapak-lapak pedagang Pasar Rejoso (foto-soel)

Kontan nama Mbak Desy menjadi booming begitu turun dari kendaraannya. Ribuan pasang mata tertuju pada cabup yang selalu menebar senyum lepas ini. Mulai warga Pasar Rejoso berbondong-bondong mendekati Mbak Desy sekadar berjabat tangan sambil cipika-cipiki bagi kaum ibu-ibu, ada yang minta berswafoto lantas diunggah lewat media sosialnya, sebagian lain ada yang minta foto bersama.

Yang membuat suasana Pasar Rejoso lebih heboh, ketika ada grup pengamen membawakan lagu-lagu dangdut. Kontan, warga pasar berjoget bersama Mbak Desy dan tim relawan.

Momen ini membuat suasana dalam pasar kian ramai. Orang-orang yang berada di sekitar pasar, berdatangan mendekati sumber musik dangdut yang dihasilkan instrument bambu dan paralon dibantu alat pengeras suara ala kadarnya tersebut. Kendati musik sederhana, namun antara lirik lagu dengan iringan musiknya terasa pas, sehingga enak untuk dinikmati. Tak heran, mereka dengan asyiknya mengajak berjoget bersama Mbak Desy. Mbak Desy pun demikian, mendapat ajakan untuk berjoget langsung diterima dan bergoyang.

Mbak Desy berswafoto dengan pemilih muda saat berkunjung di Pasar Tradisional Rejoso (foto-soel)

Bukan hanya mendapat pencintraan menjadi bupati Nganjuk dari warga Rejoso, cabup asli orang Nganjuk ini didampingi sejumlah tim relawan pemenangannya menyapa warga dari lapak ke lapak yang ada di dalam pasar. Bukan hanya, menyapa, Mbak Desy juga mendengar keluhan warga Pasar Rejoso yang selama ini sering mengeluh kebanjiran bila musim hujan turun. Bahkan banjir sempat menggenangi lapak-lapak dan kios para pedagang dalam pasar.

“Rata-rata para pedagang yang ada di dalam pasar Rejoso mengeluhkan kondisi pasar bila musim hujan. Katanya sering terjadi banjir, air sampai masuk ke lapak-lapak. Juga kondisi lorong-lorong menuju kios-kios juga becek, mereka minta untuk dipaving, serta atap yang bocor segera diperbaiki,” terang Mbak Desy, cabup yang tinggal di Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom ini.

Menurut Desy, pasar sebagai pusat perekonomian bagi semua kalangan. Untuk itu, kondisi pasar harus sehat, baik kondisi barang dagangan yang dijual, infrastruktur harus juga mendukung. Sehingga, bila musim hujam turun, para pedagang dapat berjualan dengan nyaman. Termasuk para pembeli, bila kondisi jalan pada lorong-lorong pasar tidak becek, mereka juga tidak malas untuk belanja di dalam pasar tradisional.

“Semua serba mendukung, baik pedagang maupun yang beli di pasar. Yang berjualan bisa merasa nyaman bila kondisi bangunan tidak bocor, atapnya bagus, sementara konsumennya juga merasa nyaman bila kondisi jalan tidak becek,” tegasnya.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *