Berita Utama Nasional News Politik

Suryo Alam: Sonder Transaksional Politik Pilkada Nganjuk

Tak Memihak Paslon Biarkan Pendukung Pilih Pemimpin Sesuai Nurani

NGANJUK – ANJUKZONE – Kendati gagal maju sebagai kontestan pemilihan Bupati Nganjuk 2018, HM. Suryo Alam tidak ingin menjalin transaksional politik ke salah satu pasangan calon (paslon). Justru anggota DPR RI ini menghimbau kepada para pendukungnya untuk memilih paslon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk sesuai hati nuraninya.

“Saya tidak mengarahkan mereka ke salah satu paslon, biar mereka sendiri yang menentukan pilihannya sesuai hati nuraninya,” ucap wakil rakyat dari Partai Golkar, Selasa, 15 Mei 2018.

Diakui Suryo Alam, dari ketiga paslon pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk telah datang kepadanya untuk meminta dukungan. Hanya, anggota DPR RI komisi X ini tidak memberikan kesanggupan. Yang bisa dilakukan terhadap ketiga paslon, hanya pendekatan.

“Memang sempat ada perwakilan paslon yang menyampaikan sendiri minta dukungan, ada yang lewat tim kami. Tapi kami tidak memberikan kesanggupan apa-apa,” tegas wakil rakyat yang popularitasnya telah merambah hingga pelosok desa di Nganjuk ini.

Pernyataan politis sonder transaksional ini disampaikan baik secara pribadi maupun sebagai anggota Partai Golkar, meski partai berlambang pohon beringin ini sebagai pengusung salah satu paslon pada Pilkada 27 Juni 2018 mendatang.

Yang dia pikirkan bagi warga Nganjuk, agar tidak salah memilih paslon pemimpin Nganjuk. Pihaknya lebih memilih, mengajak warga pemilih untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan tidak golput.

Sedangkan kepada paslon, pihaknya mengingatkan agar tidak lupa dengan janji-janji yang pernah diucapkan.

“Yang penting, memikirkan bagaimana memajukan Nganjuk agar lebih baik. Kalau sudah jadi pemimpin jangan lupa dengan janji-janji yang pernah diucapkan,” tukas pria lulusan S2 The University of Hull United Kingdom ini.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *