Berita Utama Lintas Daerah News

Polisi Tetapkan Sopir Mira Tersangka

Laka Maut Tewaskan 3 Penumpang dan 10 Luka-luka

NGANJUK ––  Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, Polres Nganjuk menetapkan sopir Bus Mira, Rizki Budi Wicaksono sebagai terangka. Sopir bus asal Madiun ini ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakaan yang melibatkan dua bus, Mira dan Pariwisata di Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Sabtu pagi, 12 Mei 2018.  Akibat kecelakaan di jalan raya Madiun – Surabaya tersebut menewaskan tiga orang dan puluhan luka-luka.

Iptu Roni Andrias Suharto, Kanit Laka Satlantas Polres Nganjuk menyampaikan, pemeriksaan terhadap sopir Bus Mira dilakukan di ruang unit laka Satlantas Polres Nganjuk. Petugas meminta keterangan kepada tersangka terkait kecelakaan yang melibatkan Bus Mira nopol S-7217-US berpenumpang 19 orang dengan Bus Pariwisata nopol AE-7262-UP dengan 38 penumpang. Setelah ditemukan pelanggaran lalulintas, polisi menetapkan tersangka dan langsung menahan sopir Bus Mira jurusan Surabaya-Yogyakarta tersebut.

Menurut Roni, peristiwa kecelakaan berawal saat Bus Mira melaju dari arah Barat ke Timur. Ketika mendekati lokasi kejadian, pengemudi Bus Mira mendahului kendaraan lain di depannnya dengan kecepatan tinggi. Saat bersamaan melaju Bus Pariwisata dari arah berlawanan.

“Karena jarak sudah terlalu dekat, akhirnya dua bus tersebut terlibat tabrakan. Bus Pariwisata tergelincir ke pinggir sawah, sedangkan Bus Mira terguling ke kanan di badan jalan,” terang Roni.

Akibat kejadian ini, lanjutnya, tiga orang meninggal dunia. yakni Nurhadi, Feri Indriyasih dan Suwarno. Ketiganya adalah penumpang Bus Mira asal Nganjuk. Sedangkan sepuluh penumpang luka-luka lainnya dirawat di RSUD Kertosono.

“Dari sepuluh korban ini sekarang hanya tiga orang yang masih menjalani rawat inap di RSUD, sedangkan korban lainnya sudah pulang,” pungkas Roni.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *