Berita Utama Edukasi Prestasi

Akhiri Masa Studi SMPN 1 Bagor Wisuda Ratusan Siswa Kelas IX

NGANJUK –– Mengakhiri masa studi, ratusan siswa kelas IX SMPN 1 Bagor menyelenggarakan wisuda dan pelepasan di halaman sekolah, Sabtu, 12 Mei 2018.

Hadir dalam acara pisah kenang, sejumlah pejabat Forkompimcam Bagor, anggota komite sekolah, pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, guru, wali murid, serta siswa kelas VII dan VIII.

Kepala SMPN 1 Bagor, Suhardi, S.Pd menyampaikan, acara wisuda dan pelepasan khusus kelas IX selalu dilaksanakan setiap setahun sekali menjelang kelulusan. Hanya untuk tahun ini acara wisuda dan pelepasan dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebelum dilepas, seluruh siswa diwisuda layaknya mahasiswa yang telah menyelesaikan massa studinya. Peserta wisudapun mengenakan jaket almamater lengkap dengan dasinya. Dibimbing masing-masing wali kelasnya, mereka satu per satu dipanggil lewat pengeras suara menuju panggung untuk dikalungi medali.

“Sebagai simbul, siswa telah dilepas untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, sekolah memberikan medali,” ujar Suhardi.

Prosesi wisuda dipandu 8 penari cantik sebagai cucuk lampah (foto-yun)

Hanya sebelum acara wisuda, diawali sebuah prosesi pelepasan kelas IX. Dua perwakilan siswa kelas IX, putra dan putri diarak menuju karpet merah di depan panggung. Mereka dipandu delapan penari cantik sebagai cucuk lampah. Di belakangnya sepasukan pembawa panji bendera OSIS turut mengiringi prosesi pelepasan.

Dari kanan-kiri panggung sudah menunggu para adik kelas yang siap menerima estafet dari kakak-kakak kelasnya. Acara pun berlangsung dramatis, ketika perwakilan kelas IX bertemu adik-adik kelasnya di depan panggung. Mereka saling berpelukan seakan enggan terlepas dari dekapan. Namun, lambaian tangaan antara kakak dan adik tersebut memaksa untuk berpisah guna menapak masa depan lebih cerah.

Acara wisuda lebih semarak ketika beberapa suguhan atraksi turut memeriahkan jalannya acara wisuda kelas IX tersebut. Seperti pelepasan balon, tarian, musik, paduan suara, pencak silat, serta musik tradisional. Tak ingin ketinggalan, para ibu guru juga turut menyemarakkan kemeriahan acara wisuda.

Suhardi, Kepala SMPN 1 Bagor berpesan, jenjang pendidikan tidak hanya cukup sampai setingkat SMP. Para siswa dihimbau untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Kesempatan yang sama, kepala sekolah juga melarang para siswanya untuk mengadakan konvoi dan corat-corat pada baju almamaternya.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *