Berita Utama Lintas Daerah News

Menolak Dilewati Tronton, Warga Terdampak Jalan Tol Luruk Dewan

Tuntut PT WIKA Segera Perbaiki Jalan Guyangan – Rejoso

NGANJUK –– Warga enam desa terdampak proyek  jalan tol Solo – Kertosono, masing-masing Desa Sukorejo, Kerepkidul, Kutorejo, Kecamatan Bagor, serta Desa Sidokare, Mojorembun, Gemenggeng, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur mendatangi kantor dewan, guna melaksanakan dengar pendapat bersama PT WIKA dan Komisi III DPRD Nganjuk, Jumat, 11 Mei 2018.

Komisi III mengundang warga dari dua kecamatan dan PT WIKA guna mencari solusi terkait jalan propinsi antara Kelurahan Guyangan, Kecamatan Bagor menuju Kecamatan Rejoso yang rusak parah akibat dilintasi truk pengangkut matetial proyek jalan tol, yang melebihi batas muatan. Hadir saat hearing pagi itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Fajar Judiono, Kepala Dinas PUPR Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah dinas terkait.

Untuk itu komisi III melakukan hearing guna mencari solusi terbaik bagi masyarakat maupun bagi pengerjaan proyek jalan tol. Namun, hearing terpaksa ditunda selama dua minggu, lantaran pihak PT WIKA hanya diwakili dua pengawas proyek.

Sutikno, tokoh masyarakat mengaku tidak puas dengan hasil hearing kali ini. Pihaknya berharap hearing yang kembali digelar minggu depan, pimpinan PT WIKA dapat dihadirkan, sehingga dapat memberikan kepastian di depan warga terdampak yang dimediatotori oleh anggota dewan.”Kalau yang datang hanya dua orang, apalagi hanya sebatas sebagai pengawas proyek, percuma saja. Mereka tidak akan bisa mengambila keputusan apa-apa, maka hearing ditunda dua minggu lagi,” ujar Sutikno.

Kendati tidak puas adanya hasil hearing, Sutikno mengapresiasi sikap anggota dewan untuk menghentikan sementara kegiatan proyek jalan tol hingga ditemukan solusi antara kedua belah pihak, warga terdampak dengan pihak proyek.

“Untuk sementara anggota dewan menghentikan semua truk tronton yang melintas jalan menuju kecamatan Rejoso agar jalan tidak bertambah parah hingga ada kesepakatan,” tegasnya.

Tatit Heru Cahyono, Ketua Komisi III DPRD Nganjuk menyampaikan, untuk sementara menghentikan tronton yang melintas jalan dari Kelurahan Guyangan menuju Kecamatan Rejoso. Keputusan ini diambil menunggu hingga ada kesepakatan di kedua belah pihak, antara warga terdampak dengan pihak proyek jalan tol. Lantran, sebagai pemicu utama terjadinya kerusakan jalan, banyaknya trukton tronton pengangkut material proyek tol melebihi muatan.

“Bukan hanya jalan yang rusak, bangunan masjid juga mengalami keretakan, biar tidak bertambah parah, ditutup saja sementara,” kata politisi PDI Perjuangan dalam hearing.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *