Berita Utama Lintas Daerah News

Ditinggal Pemiliknya Rumah Warga Ngluyu Ludes Dilalap Si Jago Merah

Diduga Akibat Hubungan Arus Pendek

NGANJUK– Kebakaran hebat terjadi di Dusun Glidah, Desa Gampeng, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis sore, 03 Mei 2018 sekitar pukul 15.30 WIB. Rumah milik Ariono, (65) warga RT03/RW02 warga setempat itu ludes terbakar hingga rata dengan tanah. Diduga, kebakaran akibat hubungan arus pendek hingga menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah. Kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.45 WIB.

Menurut keterangan Mustofa, (48) warga dusun setempat, bersamaan dia sedang menyirami tanaman jagung di sawah miliknya, dekat dengan rumah Ariono. Tiba-tiba terdengar ledakan sangat keras datang dari dalam rumah Arino. Begitu didekati, tampaknya, rumah dalam keadaan kosong, ditinggal keluar pemiliknya. Yang terlihat justru kobaran air yang menyebabkan seluruh isi rumah Arino ludes ikut terbakar. Selang beberapa saat, Ariono bersama istrinya, Sakinem bergegas menuju kobaran api yang terus berkobar. Maksudnya, mereka berusaha menyelamatkan barang-barang berharga yang ada di dalam, namun berujung sia-sia. Justru istrinya mengalami luka bakar bagian punggungnya saat berusaha masuk ke dalam rumah.

“Mungkin terkena kobaran api ketika berusaha menyelamatkan barang-barangnya,” ucap Mustofa.

Tak kuasa menaklukkan kobaran api yang terus mengamuk, Mustofa berusaha menghubungi Biono, Kepala Desa Gampeng untuk kemudian dilanjutkan ke aparat setempat. Tak lama kemudian, Sertu Sugeng K, Babinsa Desa Gampeng, Kapten Inf. Suwanto Danramil, beserta Sertu Supriono, Bamin komsos, dan Sertu Kusminto Bamin TUUD Koramil 0810/20 Ngluyu mengecek ke TKP. Mereka dibantu warga sekitar, bersama-sama membantu memadamkan api. Mereke menggunakan selang penyedot air dari diesel untuk menyemprot kea rah kobaran api. Tetap saja api tak dapat dipadamkan, hingga seluruh bangunan rumah berbahan kayu jati tersebut ambruk rata dengan tanah.

“Api semakin besar, terus saya menghubungi pak mlurah supaya laporan ke atas,” tegasnya.

Baru sekitar pukul 16.25 WIB, mobil pemadam kebakaran Kabupaten Nganjuk tiba di lokasi setelah seluruh bangunan hancur berantakan. Namun api benar-benar bisa dilumpuhkan sekitar pukul 16.45 WIB.

Danramil 0810/20 Ngluyu, Kapten Inf Suwanto menyampaikan, diperkirakan kebakaran disebabkan hubungan arus pendek yang menyambar benda-benada yang mudah terbakar di dalam rumah. “Karena si pemilik rumah tidak berada di rumah saat kebakaran, api terus menjalar kemana-mana hingga menghabiskan seluruh isi rumah,” jelas Danramil.

Menurut keteraangan pemilik rumah, lanjutnya, barang-barang yang ikut terbakar, diantaranya, perabota rumah dan alat-alat pertanian, padi yang disimpan dalam karung, perhiasan emas seberat 70 gram, uang tunai senilai Rp20 juta, sertifikat 3 bidang tanah sawah, 3 BPKB sepeda motor, sebuah laptop, dan 2 buah HP.

“Ditaksir kerugian mencapai Rp 175.000.000.00,” pungkasnya.

Untuk selanjutnya, aparat bersama perangkat desa setempat dibanti warga melaksanakan kerja bhakti pembersihan akibat kebarakan tersebut.

Reporter: Sukadi

Editor: Yuniar N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *